Mohon tunggu...
Rian Alvian
Rian Alvian Mohon Tunggu... Mahasiswa -

A Different Boy in a Modern Era.

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Artikel Utama

Dari Valak Hingga Telolet, Indonesia Mudah Ciptakan Viral! Mengapa?

23 Desember 2016   13:04 Diperbarui: 23 Desember 2016   16:57 1582
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Tahun Monyet Api 2016 akan segera berganti dalam sepekan kedepan, banyak sekali hal yang dirasa begitu viral dan mewabah di kalangan masyarakat Indonesia. Kira-kira apa saja ya? Dan apa penyebabnya?

Seperti yang kita ketahui, semua yang menjadi hits dan terkenal tersebut rata-rata kontennya hanyalah hal kecil dan sederhana. Contohnya saja bagaimana Iblis Valak yang digambarkan oleh James Wan di Sekuel The Conjuring Pertengahan tahun lalu, masih ingat betapa ramainya meme dan jokes yang mondar-mandir di media sosial kalian bukan? Sosok fenomenal seperti Valak ini sangat mewabah dan dengan “kerecehan” selera humor para kreator jokes, kita dibuat tertawa.

Akhir-akhir ini, media sosial kita lagi-lagi dijangkit virus jokes sederhana. Siapa yang tidak tahu dengan jargon “Om telolet om”? Pasti sebagian besar atau bahkan semua dari kalian mengetahuinya. Dilihat dari manapun, kata sederhana seperti itu semestinya tidak terlalu penting apalagi mampu membuat kita tertawa, tapi berbeda dengan Indonesia. Hal sesederhana apapun akan mudah dibuat viral, ditambah jargon om telolet om tersebut dimulai oleh anak-anak lugu yang “haus telolet” dari klakson bus yang lalu lalang di jalan raya.  Padahal berbahaya ya?

Sebelum kita mengetahui apa penyebab dari mudahnya konten sederhana menjadi viral di Indonesia, simak dulu yuk kaleidoskop konten-konten yang viral pada tahun 2016.

1. Descendant of the Sun

Sumber: reviewkdrama.com
Sumber: reviewkdrama.com
Bagi yang belum tahu pasti akan bingung, tapi untuk para penggemar Drama Korea akan langsung ngeh dan mengiyakan apa yang tertulis di atas. Descendant of the Sun adalah Drama korea yang mengisahkan hubungan manis antara Dokter muda cantik dan Kapten tentara ganteng di negeri Ginseng. Kang Mo Yeon dan Yoo Shi Jin menjadi pasangan viral di pembuka tahun 2016 dari kisah cinta unik mereka.

Jika Drama biasanya hanya menarik penonton bagi para penikmat Korea saja, beda dengan yang satu ini. Dengan kekuatan rating yang mampu menembus 38,8 % pada episode pamungkasnya, Descendant mampu memikat hati para penonton Indonesia termasuk yang merupakan kalangan non-Kpopers. Semua itu dilihat dari profil picture hingga status-status media sosial mereka yang tidak ada henti-hentinya menampilkan tokoh Descendant of the Sun khususnya kedua pasangan tokoh utamanya tersebut.

Sebagai laki-laki, saya tak luput dari virus Descendant ini, mengingat kisahnya tidak melulu tentang Romantisme si tokoh, melainkan lika-liku kemiliteran hingga bencana gempa besar yang mengharuskan Sang Dokter dan Sang Tentara berpadu menjadi super hero! Bagi kalian yang belum lihat, saya rekomendasikan drama yang satu ini. Keren!

2. Valak

Sumber: villains.wikia.com
Sumber: villains.wikia.com
Yap! Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Valak menjadi “tokoh” Viral di pertengahan tahun 2016. Sesuatu yang aneh mengingat Valak adalah tokoh iblis yang digambarkan begitu menyeramkan oleh James Wan sang Sutradara film yang sangat populer, The Conjuring 2 : Enfield Poltergeist. Berbeda dengan tokoh hantu prekuel filmnya Batsheba, Valak menjadi hal yang amat terkenal. Bahkan saking populernya, akan dibuatkan spin-off nya yang berjudul The Nun!

3.Pokemon-GO

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun