Mohon tunggu...
Ririn Aprilia
Ririn Aprilia Mohon Tunggu... Notaris - notaris

Mom of two boys, love simple life, grateful and love the sky much......

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Rekomendasi "Itinerary" Wisata ke Chubu, Jepang (Bagian I)

12 Januari 2018   10:12 Diperbarui: 12 Januari 2018   10:50 1249
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Yoro Koen Park (Air Terjun Yoro)

Setelah sarapan di hotel kami lanjut menuju ke Yoro Park. Terletak sekitar satu jam dari kota Nagoya, Air Terjun Yoro terletak di kota Yoro di Prefektur Gifu. Air Terjun Yoro terpilih sebagai salah satu dari Top 100 Air terjun dan salah satu dari 100 Situs Air Terbaik musim semi di Jepang.

Air terjun ini terletak di Yoro Park yang merupakan salah satu tempat terbaik di Jepang untuk melihat daun musim gugur yang indah. Taman dan daerah sekitarnya memiliki koleksi pohon maple Jepang yang mengubah daerah ini dipenuhi warna-warni spektakuler dari kuning, oranye, dan merah selama musim gugur berlangsung.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Dari tempat parkir mobil utama di Yoro Park kamu dapat mencapai air terjun setelah berjalan 1,5 km melalui pohon-pohon maple Jepang yang menakjubkan. Pemandangan indah dari air terjun dan warna-warni musim gugur adalah tempat yang sempurna untuk diabadikan dalam foto.

Selain itu, air terjun ini terkenal memiliki kualitas air yang baik sehingga kamu akan terbiasa melihat wisatawan lain membawa botol air. Air dari air terjun ini dikatakan dapat menghaluskan kulit dan juga menyembuhkan penyakit.

Legenda setempat mengatakan bahwa air ini dapat mengembalikan rambut rontok dan memulihkan penglihatan yang rusak. Di dekat taman juga terdapat Yoro Hot Spring dimana wisatawan dapat berendam santai dan mendapat pijatan. Jika kamu ingin mencari tempat yang unik menikmati keindahan musim gugur Jepang, pastikan kamu untuk mengunjungi Air Terjun Yoro.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Makan Siang di Stamina Taro

Karena waktu hampir siang maka perjalanan dilanjutkan untuk makan siang di restoran all u can eat di Stamina Taro. Kalau di Indonesia lebih mirip dengan Hanamasa, karena di sini menyajikan aneka makanan utama, minuman, desert dan buah-buahan segar yang bisa kamu makan sepuasnya. Jika makan di sini harus teliti bagi yang Muslim, karena di sini disajikan daging babi, namun ada juga ada daging sapi, ikan dan ayam.

jepun-3-1362-5a582aaabde57548041f8283.jpg
jepun-3-1362-5a582aaabde57548041f8283.jpg
Sanshu Knife Market

Usai makan siang lanjut kami menuju sebuah tempat pembuatan pisau dan samurai tertajam di Jepang yaitu Sanshu Knife Market di Seki City. Kota Seki ini berada tepat di tengah-tengah prefektur Gifu yang mempunyai sejarah sejak 700 tahun lalu sebagai kota yang menghasilkan berbagai alat pemotong.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Di wilayah Seki sendiri ada sekitar 300 pengrajin pisau dan samurai namun hingga kini hanya tinggal 18 pengrajin. Saya berkesempatan berbincang-bindang dengan pemilik dari Sanshu Knife Market di Seki City ini yang bernama Yoshida Kazuhiro. Yoshida adalah generasi ketiga di Seki yang sudah membuat pisau dan samurai selama 80 tahun.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun