Mohon tunggu...
Indrian Safka Fauzi (Aa Rian)
Indrian Safka Fauzi (Aa Rian) Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Pemuda asal Cimahi, Jawa Barat kelahiran 1 Mei 1994 yang dikelilingi Orang-Orang Hebat dan Luar Biasa. Sang pemerhati abadi. Penuh perjuangan dan kebahagiaan tiada batas. Sang Pemimpin di Masa Mendatang.

🌏 Akun Kedua yang Concern Humaniora (Sembari Menggali Hikmah dalam Al-Qur'an/Ajaran Islam) juga Sesekali Fiksiana, Lyfe, OIahraga dan Vox Pop 🌏 Berbagi Tulisan sarat Manfaat 🌏 Senang disapa Aa Rian oleh Keluarga Besar, Para Guru, Sahabat dan Kerabat 🌏 Visioner 🌏 Kritikus juga Solutif 🌏 Gamers 🌏 Sedang dalam kondisi Uzlah dan Tirakat 🌏 Pengetahuanku untuk Dirimu 🌏 Kekuatan Kata Dapat Merubah Dunia, Namun Kekuatan Terbesarmu adalah Merubah Karaktermu menjadi Luar Biasa 🌏 Seorang pemuda single belum pernah berpacaran yang mendambakan kehadiran Gadis Muslimah Salihah berhijab cantik dan mulia luar dalam 🌏 Bertekad Penuh dalam Menulis Sepenuh Hati Jiwa Raga untuk Kemajuan Peradaban 🌏 Link Akun Pertama: https://www.kompasiana.com/integrityrian 🌏 Surel: indsafka@gmail.com 🌏

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi Makna: Siapakah Aku dalam Ingatanmu, Ketika Aku Tiada Darimu?

28 November 2022   14:00 Diperbarui: 28 November 2022   13:58 203
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Lembaran-lembaran kehidupan tertuliskan.
Diriku syahdu menderma tuk seluruh dunia.
Dimulai dari kata hingga tindakan.
Dari tindakan hingga kebiasaan.
Hingga nampak jati diriku di mata setiap orang.

Lembaran-lembaran kehidupan mulai terbaca.
Saat itu aku berjuang untuk seluruh dunia.
Walau tanpa harta benda.
Melainkan melalui sebuah pena.
Tertulislah segala dermaku dalam lembaran kertas.

Izinkan diriku menuliskan tanya pada benakmu.
Semoga diri ini terkenang selalu.
Siapakah aku dalam ingatanmu?
Ketika aku tiada darimu?
Tak lagi bersamamu?

Tertanda.
Rian (Indrian Safka Fauzi)
Cimahi, 28 November 2022.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun