Mohon tunggu...
Reckaz Suanggani Rahmansyah
Reckaz Suanggani Rahmansyah Mohon Tunggu... Jurnalis - Pelajar

Hidup dengan Santuy

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

4.1

6 Maret 2020   06:33 Diperbarui: 6 Maret 2020   06:33 46
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Novel. Sumber ilustrasi: PEXELS/Fotografierende

BRAK

Mereka bertiga kaget yang melihat JUNO memukul meja tadi.

"Gimana kalau kita usulin ke  semua guru untuk ngadain acara perpisahan yang beda. Gimana?"

"Beda gimana maksud nya Jun"

"Jadi maksud kamu kita lawan semua guru, gitu"

"Enggak gitu juga kali. Jadi gini ------"

Mereka berempat melingkar mendiskusikan rencana selanjutnya untuk mendapatkan hati para guru agar bisa menyetujui proposal dadakan yang akan dibikin sebagai tujuan terakhir mereka sebagi pelajar dalam membahagiakan semua orang.

"Eh eh bentar bentar, masalahnya bukan cuman guru, tapi semua murid kelas 12 setuju enggak?"

"Iya juga yah"

"Kalo masalah itu, Leo urusannya!"  Menunjuk dirinya sambil memukul mukul dadanya.

"Mantap. Eits tapi jangan ada kekerasan oke, gak bokeh ada pemaksaan oke!?"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun