Mohon tunggu...
Rd AdamJayamanggala
Rd AdamJayamanggala Mohon Tunggu... Lainnya - Pelajar

Lebih baik mencoba untuk gagal daripada gagal untuk mencoba.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Api Semangat

24 Februari 2021   09:42 Diperbarui: 24 Februari 2021   09:58 224
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ruang Kelas. Sumber Ilustrasi: PAXELS


Keesokan harinya, cuaca di pagi hari sangat cerah. Langit terlihat biru dan matahari yang menyinari bumi sangat terasa hangatnya. Aku pun bergegas menuju depan sekolah. Tepat berkumpul bersama Arsy sebelum kami berlari. Sesampainya di sana. Arsy mengajak salah satu teman kami yaitu Jonah. Ternyata dia juga ingin ikut olah fisik bersama kami.


"Eh ada Jonah." Sapaku kepadanya sambil menyodorkan tangan untuk bersalaman. Bersalaman tangan lalu tos merupakan tradisi kami bersama teman-teman.


Sebelum berlari, kami melakukan pemanasan terlebih dahulu dan tak lama kemudian kami mulai berlari. Setelah sekian lama tidak olahraga, daya tahan nafasku tidak kuat lama. Baru saja beberapa ratus meter nafasku sudah terengah-engah. Sangat payah memang, tetapi tak apa, semuanya perlu proses untuk menjadi hebat dan tidak ada yang instan.


Satu keliling komplek pun sudah kulalui. Aku tertinggal jauh oleh Arsy dan Jonah. Mereka sudah istirahat dan menungguku di depan gerbang sekolah. Mereka mentertawakanku karena aku terlihat sangat lelah dan jalan pun seperti orang yang sedang mabuk. "Hahaha si arga lucu." Tawa jonah pecah saat melihatku kelelahan, padahal baru satu keliling komplek.


"Tak apa, semua nya juga butuh proses, nanti juga kamu akan terbiasa dan menjadi hebat." Kata Arsy memberikan semangat kepadaku.


"Iya Sy terimakasih ya, haduh cape" jawabku sambil terengah-engah.


Sambil meluruskan kaki, Aku dan Arsy berbicara tentang latihan selanjutnya dan sedikit berbicara mengenai tugas sekolah. Sementara Jonah sedang membeli minuman ke warung dan tak lama kemudian dia pun kembali.


"Selanjutnya kita latihan renang aja Yu" Ajakku kepada mereka.


"Hayu, dimana?" Tanya Jonah dengan nada penuh semangat.


"Kolam renang tirta abadi aja, murah di situ." Saran Arsy.


"Boleh deh, minggu depan ya." Kataku kepada mereka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun