Mohon tunggu...
puji handoko
puji handoko Mohon Tunggu... laki-laki tulen
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Hidup untuk menulis, meski kadang-kadang berlaku sebaliknya.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Dukung UMKM dari Hulu ke Hilir, Bakti Pertamina untuk Membangkitkan Perekonomian Indonesia

15 Oktober 2020   11:23 Diperbarui: 15 Oktober 2020   11:37 94 2 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dukung UMKM dari Hulu ke Hilir, Bakti Pertamina untuk Membangkitkan Perekonomian Indonesia
foto dok. Pertamina

Di masa sulit ini, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak perekonomian di level bawah menghadapi persoalan antara hidup dan mati. Sebenarnya ini juga problem perusahaan besar. Namun jika melihat kemampuan modal, UMKM sangat rentan untuk tumbang. Modal mereka sangat cekak. Ditambah lagi dengan ekosistem yang sempit, praktis membuat mereka mudah kalah.

Persaingan yang keras di level bawah juga tak bisa dihindari. Dengan kualitas dan kuantitas produk yang nyaris sama, pelaku UMKM bergantung pada nasib baik. Dan itu tidak cukup jika melihat kondisi pandemi seperti saat ini. Sebab banyak sektor juga mengalami masalah yang sama. Orang-orang menahan pengeluaran, atau memang tidak ada yang bisa dikeluarkan untuk kebutuhan tersier. UMKM mendapat pukulan ganda, sepinya pasar dan cekaknya modal.

Mereka tidak bisa menunggu lebih lama. Stimulus perekonomian Pemerintah yang diberikan pada mereka seperti siraman air segar. Sayangnya, itu juga tidak cukup, sebab nominalnya juga tidak cukup besar. Sementara lesunya pasar masih mereka hadapi hingga kini.

Untungnya banyak dermawan yang datang membantu. Pertamina misalnya, di tahun 2020 saja perusahaan pelat merah itu menargetkan penyaluran dana ke Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan hingga sebesar Rp 580 miliar. Khusus untuk provinsi di Kalimantan, pertamina telah menyalurkan Rp12,5 miliar.

Hal yang sama kembali dilakukan Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan. Kali ini bantuan yang diberikan sebesar Rp2,5 miliar. Pinjaman modal kerja tersebut diberikan pada 29 pelaku UMKM yang tersebar di tiga provinsi yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Salah satu UMKM penerima di Kabupaten Paser bernama Siti Hairiah.  Perempuan itu mengucapkan rasa terima kasih mendapatkan bantuan seperti yang diterimanya saat ini. Ia mengatakan, di masa pandemi ini, pelaku UMKM sangat membutuhkan dukungan agar usaha tetap berlanjut. Oleh sebab itu bantuan yang diberikan oleh Pertamina datang di waktu yang tepat.

Pertamina tidak hanya memberikan dukungan modal, tapi yang paling penting juga menguatkan moril mereka untuk terus bertahan dan tidak menyerah pada kedaan. Hal itulah yang membuat pelaku UMKM merasa mendapatkan tempat bersandar. Mereka tidak merasa sendiri dan ditinggalkan.

"Pinjaman modal usaha ini merupakan program kemitraan sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial lingkungan Pertamina kepada masyarakat sekitar," ujar Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Roberth MV dikutip Medcom.id, Rabu, 14 Oktober 2020.

Langkah lain yang dilakukan Pertamina untuk terus menguatkan UMKM itu selain pinjaman modal usaha adalah dengan memberikan pembinaan. Hal itu bertujuan agar perkembangan usaha UMKM yang sudah menjadi mitra binaan Pertamina terus berlanjut. Pembinaan itu berisi pelatihan, pameran, hingga workshop kegiatan.

Salah satu contoh kegiatan pembinaan yang telah berlangsung di 2020 adalah Pertamina SMEXPO 2020 yang diadakan September 2020. Perhelatan besar itu dijadikan sebagai ajang pameran dan pelatihan UMKM yang dijalankan secara virtual. Sebab kondisi pandemi belum memungkinkan banyak orang berkerumun.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN