Mohon tunggu...
Akhlis Purnomo
Akhlis Purnomo Mohon Tunggu... Penulis - Copywriter, editor, guru yoga

Suka kata-kata lebih dari angka, kecuali yang di saldo saya. Twitter: @akhliswrites

Selanjutnya

Tutup

Artificial intelligence Pilihan

AI Sebagai Alat Membangkitkan Bisnis Media Lokal

7 April 2024   11:23 Diperbarui: 7 April 2024   12:23 104
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Media lokal yang minim SDM dan modal bisa diuntungkan dengan kehadiran AI. (Foto: Pexels.com)

MEMBICARAKAN Artificial Intelligence, kita sering berputar-putar soal ketakutan apakah manusia seperti kita akan kekurangan lapangan kerja jika AI makin meraja di dunia kerja.

Atau kalaupun tidak, kita akan tertarik soal resep merangkai kata-kata berupa writing prompts yang efektif dan efisien untuk mengarahkan AI agar AI bisa menghasilkan tulisan dengan mutu dan karakteristik yang sebisa mungkin mendeketi standar yang kita tetapkan.

Menurut saya, topik-topik itu memang tidak ada yang salah tetapi sejujurnya sudah terasa usang dan kita sudah seharusnya beranjak ke fase berikutnya: mencari celah untuk memanfaatkan AI sebagai alat bantu kita.

Baru-baru ini saya mendengarkan episode teranyar siniar di Spotify dari Paul Roetzer dan Mike Kaput dari kanal "The Artificial Intelligence Show".

Kebetulan di dalamnya membahas isu penting bagi saya: "Kebangkitan Jurnalis AI". Karena pekerjaan saya selama 14 tahun terakhir ini memang seputar media dan jurnalistik.

Serbuan AI ke Dunia Jurnalistik

Tak bisa disangkal bahwa sekarang perusahaan-perusahaan media makin getol mengadopsi AI. Di luar negeri media BuzzFeed sudah membuat kuis-kuis asyik dengan bantuan AI dan para pembaca menyukainya.

Di Indonesia sendiri, media Kompas sudah secara terbuka menerapkan AI dalam penulisan artikelya. Saya sudah menemukan sebuah artikel di kompas.com yang ditulis oleh AI. Anda bisa membacanya di sini.

Sekarang ini sudah muncul TryJournalist yang memungkinkan Anda mendapatkan sejumlah artikel orisinal (bukan hasil plagiarisme) hanya dengan memberikan instruksi berupa kata kunci/ topik tertentu yang spesifik.

Jurnalis AI ini tak cuma menghimpun informasi berupa artikel-artikel yang tayang di Internet tapi juga memantau perbincangan secara real time di dunia maya.

Lalu ia memilah sumber yang dianggap terpercaya dan mengambil intisarinya dan memahaminya dan ia mengolah semua itu menjadi sebuah artikel otentik yang menaati kaidah jurnalistik, demikian klaim pembuat model AI ini.

Manusia Jurnalis Belum Bisa Terganti Tapi...

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Artificial intelligence Selengkapnya
Lihat Artificial intelligence Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun