Mohon tunggu...
Prisca IrestiSili
Prisca IrestiSili Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 20 Atma Jaya Yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno Pilihan

Mengulik Karakteristik Media Baru dan Pemanfaatannya oleh NET TV

4 September 2022   09:56 Diperbarui: 7 September 2022   14:31 878
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Media sosial saat ini menjadi medium memungkinkan para pengguna saling berinteraksi, berbagi, berkomunikasi dan membentuk suatu ikatan sosial secara virtual.

Saat ini banyak televisi-televisi di Indonesia memanfaatkan media sosial dengan tujuan memasarkan kepada masyarakat luas.

Dilihat dari segi digital NET.TV memanfaatkan betul perkembangan media baru ini, yakni dengan membuat terobosan dengan melakukan engagement langsung pada penonton. Yakni upaya yang dioptimalkan untuk mengurangi jarak antara program acara dan penonton.

Upaya engagement langsung pada penonton oleh NET.TV melalui penyebaran konten atau pembuatan konten secara aktif di sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram dan sebagainya adalah strategi untuk menciptakan ikatan dengan para penonton.

NET.TV memiliki aktivitas tidak hanya pada program off air saja, namun ada aktivitas offline seperti seminar, aktivitas sosial maupun kompetisi kerap dilakukan.

Peran Media sosial yang digunakan NET.TV juga sangat berdampak pada penyebaran informasi terhadap program-program ini.

Konvergensi media tengah merambah pada pertelevisian di Indonesia. Hampir pertelevisian mengalami perubahan pada pendistribusian konten melalui jaringan digital.

Konvergensi media rupanya digunakan NET.TV seperti citizen journalism (NET. CJ ) dan beberapa media sosial.

Sasaran NET.TV membuat macam-macam aplikasi digital yang fleksibel artinya dapat diakses dimana saja dan kapan saja merupakan strategi yang tepat, melihat banyak masyarakat Indonesia yang banyak menghabiskan waktu mengakses internet melalui smartphone.

Televisi konvensional yang terkesan flat dan satu arah kerap ditandingi oleh kehadiran kanal-kanal kerap berhasil ditandingi oleh kehadiran kanal-kanal youtube non instansi yang memiliki banyak viewers dan subscriber.

Oleh karena itu televisi konvensional harus pintar-pintar mengatur strategi untuk menghindari ketertinggalan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun