Mohon tunggu...
Sri Lala Musaropah
Sri Lala Musaropah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi

Belajar mengekspresikan diri melalui ketikan jari

Selanjutnya

Tutup

Ramadan Pilihan

Mengulik Tradisi "Bukber"

9 April 2024   21:36 Diperbarui: 9 April 2024   21:37 425
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling ditunggu-tunggu kedatangannya oleh ummat muslin di seluruh penjuru dunia. Saat bulan Ramadhan tiba, ada kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang muslim yakni berpuasa sebagaimana di dalam rukun islam berpuasa ada pada point ke empat.  

Puasa pada bulan Ramadhan mendatangkan banyak sekali kebaikan, selama  bulan Ramadhan ummat muslim selalu berusahan untuk meningkatkan amal ibadan dan kebaikan, menahan diri dari hal-hal yang akan membatalkan puasanya, menahan diri dari makan dan minumnya, dari mulai terbit fajar hingga terbenam matahari. 

Orang jawa bilang bulan Ramadhan bukan hanya ramadang tetapi momen dimana kita meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada sang maha pencipta (Alloh Swt). Banyak sekali kebiasaan ataupun tradisi yang dilakukkan Ketika mau menyambut bulan Ramadhan ataupun Ketika Ramadhan dan setelahnya. 

Ketika bulan Ramadhan tiba, tidak sedikit orang yang selalu melakukan satu tradisi yang tak pernah terlewatkan dan bagaikan sesuatu hal yang harus dilakukan sebutan populernya dari tradisi ini adalah bukber atau buka Bersama. Kebiasaan bukber ini alih-alih sudah menjadi tradisi yang melekat di Masyarakat Indonesia. 

Tradisi bukber menjadi sarana untuk berkumpul Kembali mau itu Bersama kawan-kawan, kerabat, sahabat,teman lama, para alumni, ataupun keluarga besar. Kegiatan bukber menjadi kegiatan yang tak bisa dipisahkan Ketika di bulan Ramadhan dan biasanya kegiatan ini dilakukan setiap akhir puasa, menjelang adzan berkumandang dan waktu berbuka puasa tiba. 


Hal ini, memang bukan sesuatu yang wajib dalam islam tapi sudah melekat pada diri setiap individu dari satu generasi ke generasi lainnya. Awal mula islam datang ke Indonesia dan berkembang di Nusantara nilai-nilai seperti halnya gotong royong, berbagi makanan ataupun yang lainnya dari dahulu sudah ada dalam kehidupan sehari-hari  dan nilai-nilai tersebut terus dipertahankan dan kemudian di  praktikan.  

Maka dari itu, bukber tidak hanya menjadi ajang  untuk memenuhi kebutuhan fisik dari setelah seharian penuh berpuasa, namun juga sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan dengan antar Masyarakat. Dari seiring berkembangnya zaman tradisi bukber semakin berkembang yang tadinya hanya buka bersama secara alakadarnya di rumah masing-masing tetapi saat ini bukber banyak  di lakukan di tempat- tempat umum, misalnya seperti di mesjid, restoran atau sejenisnya di ikuti oleh puluhan hingga ratusan orang yang bukber.

Sebenarnya ada hal apa dari tradisi bukber ini ?

Negara Indonesia merupakan salah satu negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar. Berdasarkan dari laporan The royal Islamic strategic studies centre (RISSC ) Indonesia merupakan negara yang populasi muslim terbanyak di dunia dan yang  bertajuk The muslim 500; The world's most influential Muslima pada tahun 2024. RISSC mencatat, ada 240,62 juta jiwa pada tahun 2023. 

Oleh karena itu, sudah tidak heran lagi  jika pada setiap bulan Ramadhan masyarakat Indonesia sangat ramai, riang gembira, dalam menyambutnya. Selain itu, banyak keringanan dari kegiatan yang biasa dilakukan misalnya pengurangan jam kuliah ataupun kerja yang cepat  hingga sampai tunjangan hari raya atau masayarakat biasa menyebutnya dengan THR.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ramadan Selengkapnya
Lihat Ramadan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun