Mohon tunggu...
Parha Nisa
Parha Nisa Mohon Tunggu... Nisaa

masyallah

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Anak Tukang Becak Itu Menjadi Sarjana

14 Juni 2021   10:54 Diperbarui: 14 Juni 2021   15:14 57 1 0 Mohon Tunggu...

Eva adalah sosok anak yang rajin dan ulet ia menjadi salah satu mahasiswi yang teladan di kampus, sosoknya menjadi panutan bagi kalangan nya ia tak pernah mengeluh dengan segala kekurangan biaya hidup nya, tak menjadikan sebuah alesan baginya untuk bermales malesan dalam belajar karena ia memiliki impian yang begitu besar untuk membahagian kedua jasa orang tua nya eva berasal dari keluarga yang kurang mampu ia adalah  anak seorang tukang becak yang memilki 2 saudara

 ketika 3 tahun yang lalu ia di tinggalkan oleh sosok ibu nya yang menderita penyakit diabetes sehingga ia harus berjuang untuk menghidup kehidupan keluarga nya, anak pertama yang menjadi tulang punggung keluarga nya, terkadang ia rela mengganti propesi dirinya sebagai karyawan di sebuah perusahan hanya untuk mencukupi kehidupan sang adik agar sedikit mengurangi beban pikul seorang ayah nya

Sang ayah tak pernah lelah dalam menjalankan hidupnya ia selalu optimis dan bersyukur dengan segala apapun yang telah tuhan berikan, di balik jerih payahnya ada sebuah kesuksesan yang luar biasa yang harus ia perjuangakan untuk kesuksesan seorang anaknya. ia merelakan nya untuk hidup jauh dari sang anak, merantau dari kampung halaman menuju ke. sebuah kota, karena satu satunya harapan sang ayah ini agar kelak anak nya menjadi seorang sarjana sehinga apapun ia lakukan demi anak anak nya .

Dengan keterbatasan  hidupnya eva harus memikul semua tanggung jawab sang adik sehingga dengan seiring nya waktu berjalan ia harus berkerja keras demi sang adik selain pekerja keras eva adalah sosok anak yang tekun dalam beribadah karena sebelum di tinggalkan oleh ibu nya sang ibu selalu berpesan kepada anak anak untuk tidak meninggalkan kewajiban nya terhadap islam, di sela sela  kesibukannya eva selalu meluangkan waktu untuk tidak meninggalkan kewajiban nya ia selalu berdoa dan berdoa kepada sang kuasa agar ia mampu menghidupi biaya pendidikan sang adik..

Usia sang ayah pun semakin menua dan sering mengalami sakit sakitan di tengan kehidupan nya namun sang ayah ini tak pernah menyerah dan selalu memberikan senyum terbaik teruntuk anaknya, terkadang ia harus rela menutupi kelemahan nya di hadapan sang anak agar tak ingin terlihat lemah di hadapanya ia selalu memberi kabar terbaik kepada sang anak walaupun dengan jarak yang begitu jauh. Sang ayah tak pernah menyerah di balik kelemahan ia harus tetap berusaha dan berjuang karena ia sadar bahwa ada seorang anak nya yang harus ia perjuangkan untuk pendidikan nya

Di waktu yang bersamaan ketika eva sedang melaksanakan sidang skripsi pada waktu itu pula sang ayah mengalami sakit sakitan yang begitu parah sehingga eva memutuskan untuk membawanya ke sebuah rumah sakit, namun sang ayah menolak, karena  tak ingin hasil jerih payahnya ia korbankan untuk biaya rumah sakit ,sehingga sang ayah lebih memilih untuk di gunakan administrasi wisuda

Tetapi eva menolaknya karena ia tak ingin melihat kondisi sang ayah semakin melemah akhirnya eva memutuskan membawa sang ayah ke sebuah rumah sakit, Qarallah di balik itu semua eva berdoa di tengan malem yang penuh dengan kesunyian meneteskan air mata yang berlinang ia berdoa dan berdoa meminta kepada sang pencita "ucap eva" ya allah engkau yang maha kuasa atas segalanya aku memohon kepadamu sembuhaknlah ayahku yang mana ia berjuang dan bertahan untuk menghidupi Pendidikanku berikanlah petunjuk untuk ku agar aku kuat untuk menghadapi semua ini semoga enggkau memberi jalan yang terbaik untuk keluarga kami ,

Di balik perjalan yang penuh dengan liku liku eva selalu menguatkan diri untuk tetep bersabar dan bersyukur akhirnya ia menemukan seseorang yang begitu baik mengajaknya untuk berkontribusi di sebuah lembaga dan eva sangat di percayai oleh ketua lembaga tersebut dan sang ayah tidak menggetahui bahwa ia bekerja di sebuah lembaga yang mendapatkan kepercyaaan terbaik  dan kemudian dengan hasil kinerja eva yang sangat baik maka ketua lembaga memutuskan untuk  mengangakat jabatan eva sebagai wakil ketua lembaga,  karena ia memiliki relasi yang begitu dekat dengan ketua lembaga lalu ia memberitahukan bahwa sang ayah sedang mengalami sakit sakitan dan tidak mampu untuk bekerja kembali seperti semula, sehingga dengan perjalan hidupnya membuat ketua lembaga merasa sangat terobsesi dengan perjalananan nya, akhir ketua lembaga memberikan bantuan serta ikut berkecambung dari bagian keluarganya untuk merawat dan membayar administrasi perawatan nya. lalu ketika sang ayah kembali pulang eva tidak memberitahukan bahwasanya ada seseorang yang menolongnya di balik kesulitan itu semua dan eva sangat menyadari semua ini adalah pertolong sang kuasa tanpa pertolongan nya ia tidak akan mampu untuk melewati itu semua

Usai pengobatan sang ayah lalu eva kembali pokus untuk melaksanakan sidang skripsi tak lupa ia selalu meminta restu dan doa kepada sang ayah agar senantiasa berjalan dengan lancar, beberapa minggu kemudian akhirnya ia mendapatkan pemberitahuan dari pihak kampus bahwasanya ia di nyatakan lulus dalam siding skripsi dan akan segera melaksanakan wisuda pada minggu yang akan mendatang sehingga eva bergegas cepat untuk segera memberitahukan nya kepada sang ayah, tibalah di sebuah ruang tamu akhirnya eva memberikan kabar terbaik untuk sang ayah

 " ucap eva " ayah izinkan aku untuk mengucapakan puji syukur dan berimakasih atas segala perjuang yang mana engaku berjuang dan berkoban untuk penantian anak mu ini menjadi sarjana bahwa pada hari ini pula aku di nyatakan lulus dan akan segera melaksnakan wisuda  lantas sang ayah pun menjawabnya masyallah nak ayah bangga semoga engkau menjadi anak yang senantiasa ikut berkontribusi untuk memajukan bagian dari bangsa negara dan agama sang ayah menjawabnya dengan raut wajah yang penuh kebahagian lalu eva menatap raut wajah sang ayah dengan penuh makna terharu dan bahagia yang tak bisa ia bayar dengan materi

sejauh pejalanan nya membuat ia semakin kuat sabar dan bersyukur hingga ia berhasil membuat orang tua nya bahagia dan eva tidak pernah memiliki rasa malu dengan propesi seorang ayah nya justru ia bangga dengan perjuang nya walaupun hanya sebatas tukang becah namun luar bisa mampu untuk membiaya anak nya menjadi seorang sarjana   

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x