Mohon tunggu...
Cahyadi Takariawan
Cahyadi Takariawan Mohon Tunggu... Konsultan - Penulis Buku, Konsultan Pernikahan dan Keluarga, Trainer

Penulis Buku Serial "Wonderful Family", Peraih Penghargaan "Kompasianer Favorit 2014"; Peraih Pin Emas Pegiat Ketahanan Keluarga 2019" dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Konsultan Keluarga di Jogja Family Center" (JFC). Instagram @cahyadi_takariawan. Fanspage : https://www.facebook.com/cahyadi.takariawan/

Selanjutnya

Tutup

Love Pilihan

Jika Belum Hadir Rasa Cinta, Berjuanglah, Jangan Menyerah

13 September 2022   14:04 Diperbarui: 13 September 2022   14:08 520 7 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ebook Bughyat Al-Muqtashid 

Kehidupan berumah tangga tidak selalu berjalan mulus dan baik-baik saja. Selalu ada dinamika yang menyertainya. Fluktuasi persoalan datang silih berganti.

Terkadang, dalam pernikahan belum ada rasa suka. Suami tidak menyukai istri, atau istri tidak menyukai suami. Jika merasakan kondisi seperti ini setelah menikah, jangan cepat menyerah.

Berjuanglah untuk meraih cinta Allah. Ini hal paling utama. Setelah mengetuk pintu cinta Allah, ketuklah pintu cinta pasangan. Berjuanglah untuk mencintai dan dicintai pasangan.

Perjuangan Anda akan dibalas kebaikan oleh Allah. Maka ikhlaskan perjuangan meraih cinta tersebut, dalam bingkai ibadah kepada Allah.

Mari kita belajar dari keluarga Imam Malik, agar mencadi cambuk motivasi. Malik ibn Anas bin Malik bin 'Amr Al-Asbahi atau akrab disebut dengan Imam Malik bin Anas (714M - 800M) adalah pakar ilmu fikih dan hadits, serta tokoh utama dalam Madzhab Maliki.

Beliau terlahir dari orangtua yang sempat mengalami keretakan hubungan rumah tangga. Anas, ayah Imam Malik tidak menyukai istrinya. Meski demikian, Anas berkomitmen menjaga keutuhan rumah tangga.

Syekh Muhammad bin Hamud Al-Wa'ili dalam kitab "Bughyat Al-Muqtashid Syarah Bidayat Al-Mujtahid" menceritakan,

.

"Dahulu kala, ayah Imam Malik yang bernama Anas mempunya istri, namun beliau tidak terlalu menyukainya, bahkan beliau menjauhinya. Sampai pada suatu ketika, mereka berdua kembali akur, dan melakukan hubungan suami istri. Dari hubungan ini akhirnya melahirkan anak yang sangat membanggakan. Namanya adalah Imam Malik, sang pendiri madzhab fikih yang mu'tabar."

Maka, jika dalam pernikahan belum hadir rasa cinta, berjuanglah. Jangan cepat menyerah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Love Selengkapnya
Lihat Love Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan