Mohon tunggu...
Nyi Ai Tita
Nyi Ai Tita Mohon Tunggu... Guru suasta

Berakit rakit ke hulu berenang renang ke tepian bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Terlukis Masa Lalu

12 April 2021   07:39 Diperbarui: 12 April 2021   07:47 65 5 0 Mohon Tunggu...

Terlukis Masa Lalu

Teringat masa lalu
Menjelang Ramadhan yang ditunggu
Ibu pergi ke pasar bersamaku
Juga para tetanggaku

Pasar lumayan jauh
Berangkat setelah salat subuh
Dua jam perjalanan ditempuh
Tapi rasa bahagia tanpa sedikit pun mengeluh

Itulah gambaran cinta menyambut Ramadan tiba
Teladan dari Ibu  untuk putri-putrinya  
Yang ingin putri-putrinya merasa bahagia
Tuk melaksanakan shaum di bulan mulia

Terlukis dalam memori
Ibu sibuk mencari-cari
Menyiapkan hidangan sahur walau sederhana sekali
Tapi rasa bahagia sungguh tak tertandingi

Itulah nikmat dari Illahi
Yang patut kita syukuri
Dalam kehidupan sehari-hari
Bagi insan semoga penuh bakti

Rasa rindu sungguh menggebu
Ingin memeluk erat seorang ibu
Namun itu hanya angan rindu
Yang belum mungkin dapat bersatu

Tuk menepis rasa rindu dalam dada
Doalah yang selalu kupinta kepada Yang Kuasa
Semoga Ibu selalu bahagia
Berada di tempat penuh kedamaian atas kasihsayang-Nya  

Ibu...
Rindu ini sungguh menggebu
Tapi aku tahu belum waktunya kita bertemu
Takdir yang harus kita terima dari Yang Maha Tahu

Ibu...damailah di alam sana
Putri-putrimu ikhlas sepenuh jiwa
Pertemuan dan perpisahan pasti ada
Suatu waktu nanti kita kembali bisa bersama

By Nyi

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x