Mohon tunggu...
LOMBOKios
LOMBOKios Mohon Tunggu... Jurnalis - menjual ide, mencari pahala.

pingin masuk syurga bi ghairi hisab.

Selanjutnya

Tutup

Drama

Untuk Kepala 'Sekolah Nengeri' Fiktif, Pak Menteri Mohon Lindungi 'PSM'

3 Desember 2016   23:34 Diperbarui: 3 Desember 2016   23:41 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

“Siapa itu?”

“Kok Gitu?. Sok Banget Loh, . .

Ya, karena gugu-tiru kami tak terbiasa melakukan kegiatan untuk anak-anak. Kalaupun ada, tergantung anggaran lah. Sama piciknya dengan pikiran salah satu kepala Dinas yang menaungi pendidikan di Lombok Timur. “Anggaran itu Ibarat Janda Bekemben”

Apa itu Bekemben?

Cari di google lah. Biar Anda tau perkembangan informasi.

“Itu hanya contoh”

“Lalu apa indikator bahwa Anda membutuhkan PSM atau peran serta masyarakat?”

“Masyarakat itu baik, dan simulasinya begini”

Seorang Guru BK di Salah Satu SMA Negeri di Kecamatan Sikur mengatakan menyesal bahwa dalam jangka enam bulan ia pernah membuat laporan fiktif. Alasannya adalah, setiap kali menerima uang sejumlah Rp. 200.000 dua ratus rupiah/bulan di luar gaji pokoknya.

Ia merasa aneh. Pasalnya. Ia tak pernah melakukan pembinaan tersebut. Semester berikutnya ia tobat. Dan menolak menandatangani laporan tersebut. “Laporan Fiktif”

“Itu tugas inspektorat ya?”

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Drama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun