Mohon tunggu...
Najib Fachruddin Thoha
Najib Fachruddin Thoha Mohon Tunggu... Pemuda Zenith Generasi Z

Menulis buku Puisi Masa Transisi, Sajak Luka Kehidupan (antalogi), Solusi Pembelajaran Online (antalogi). Anggota aktif Komunitas Prosatu7uh, Klub Baca Sanggar Caraka, Alumni Sekolah Menulis Indonesia Angkatan 8, Kontributor di Cerpenmu.com, mengelola blog pribadi rudinperfect.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Bagaimana Jika Tidak?

17 Maret 2021   09:17 Diperbarui: 17 Maret 2021   09:55 46 6 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bagaimana Jika Tidak?
Pixabay.com


Kerap kali, ku berdiri dalam sepi. Diam, tak satupun menyapaku. Karena memang tak ada siapapun diruang itu. 

Aku berdiri di depan mirat. Hening. Santiran diriku pun dingin. Aku memandangnya, dia balik memandangku.

Kuamati diriku lamat-lamat. Kutanamkan dalam sukmaku, INI AKU. 

Kucoba merangkai huruf demi huruf, untuk menjadi namaku. Aku mengais nanarku yang menjalar. Mulai meradang.

Aku menerka, bagaimana kalau aku bukan aku. Dan aku adalah orang lain. Akankah semuanya sama?

Jikalau kau menjadi aku, dan apabila aku menjadi kamu. Dan semua itu menjadi asing.

Detak jantung ku ayal. Nadi ku mengalir deras. Aku mencoba mengedipkan mata, menghirup senyawa udara. Organ tubuh ku masih berkerja dengan baik.

Bagaimana jika tidak? Feel apa yang kurasa ketika raga ini sudah tidak bernyawa. Ketika semua tindakan aku tak lagi kuasa?

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x