Mohon tunggu...
Tety Polmasari
Tety Polmasari Mohon Tunggu... Lainnya - ibu rumah tangga biasa dengan 3 dara cantik yang beranjak remaja
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, insyaallah tidak akan mengecewakan...

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

PPDB 2021, Sistem Zonasi Masih Menjadi Kegalauan Orangtua

26 Mei 2021   13:22 Diperbarui: 27 Mei 2021   05:00 834
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pihak sekolah menginput data siswa (Dokumen Pribadi)

Pengukuran jarak dari tempat tinggal ke sekolah yang dituju akan dihitung saat dilakukannya pendaftaran di hadapan operator. 

Pendaftar akan menentukan koordinat tempat tinggal untuk selanjutnya bisa diperoleh hasil perhitungan jarak riilnya.

Dinas Pendidikan Kota Depok sendiri membuka PPDB tahun ajaran 2021/2022 mulai Juli nanti. Ada sejumlah jalur yang dibuka, antara lain jalur zonasi, afirmasi (tidak mampu, inklusi), prestasi (akademik, nonakademik), perpindahan orangtua atau anak pendidik/tenaga kependidikan (PTK), serta SMP terbuka.

Seingat saya, ini kali pertamanya saya ikut dibuat pusing dengan titik koordinat. Karena waktu pendaftaran ke SMP, saya tidak diminta isi titik koordinat. Daftar secara online, sudah. Tinggal menunggu hasil apakah anak saya diterima di SMP negeri.

Sekolah terdekat di rumah saya, memang ada di kecamatan yang sama, yaitu Cipayung. Tetapi jaraknya cukup jauh lebih dari 4 km. Padahal jarak terdekat yang diperhitungkan adalah sekitar 500 meter sampai 1 km. Itu sebabnya, anak saya terpental dari SMPN 9. 

Dua anak saya bisa masuk ke SMPN 1 Depok karena melalui jalur prestasi. Prestasinya yaitu juara pertama pencat silat tingkat propinsi. Ada beberapa sertifikat dan piala yang diraih anak saya dalam berbagai kompetisi. 

Pendaftaran melalui jalur prestasi bisa dilakukan di SMP mana saja selama kuota masih ada. Tadinya mau ke SMPN 2 Depok, tempat sekolah saya dulu, tapi dipikir-pikir terlalu jauh. Jadi, saya daftarlah ke SMPN 1 Depok, yang jaraknya dari rumah sekitar 5,6 km.

Nah, sekarang saya masih galau, kira-kira anak saya bisa diterima di SMA negeri atau tidak. Pertimbangannya, pertama, dari zonasi jelas tidak memungkinkan. SMA yang terdekat pun jaraknya sekitar 4 km. 

Saya sih inginnya anak saya bisa masuk di SMAN 1 Depok, biar sealumni dengan saya, tapi jaraknya sekitar 10 KM. Jangankan SMAN 1, SMAN 12 yang di kecamatan sama belum tentu bisa lolos.

Harusnya, kalau ingin memenuhi rasa keadilan sosial, pemerintah Kota Depok juga membangun sekolah negeri di sekitar area rumah saya. 

Kalau perlu dalam kompleks perumahan tempat saya tinggal. Iya, kan? hehehe... Lha iya, buat apa penentuan titik koordinat kalau hasilnya sudah bisa diduga?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun