Mohon tunggu...
Naufal Al Rafsanjani
Naufal Al Rafsanjani Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia

Hidup adalah Untaian Makna dari Kata yang Ditulis Semesta. My Blog: www.tweetilmu.web.id

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

5 Cara Keliru dalam Mempromosikan Artikel

2 Agustus 2021   13:36 Diperbarui: 2 Agustus 2021   13:47 481
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kebiasaan lain yang cukup sering orang-orang lakukan ialah menyertakan tautan ke artikel terkait lainnya (yang ditulis orang lain) jika pembaca ingin melanjutkan membaca. Karena bisa jadi akan dianggap sebagai spam.

Pernah suatu ketika saya menemukan sebuah artikel dengan judul yang menarik disertai link aktif yang berkaitan dengan tutorial di sosial media.

Lalu saya klik linknya, dan ternyata artikel tersebut hanya berisikan beberapa untaian paragraf gantung, yang dimana penulis menambahkan 2 buah tautan lainnya, dengan sedikit alibi bahwa kedua artikel tersebut dapat "menuntaskan" rasa penasaran saya terhadap artikel yang pertama.

Setelah saya membaca seluruh artikel yang ada di postingan tersebut, saya kecewa karena isinya justru semacam clickbait, penulis tersebut membuat sebuah postingan terkait yang sebenarnya hanya untuk dijadikan alibi kepada pembaca, agar pembaca meng-klik artikel lainnya yang ia buat. Dan menghiraukan sebuah kedalaman pembahasan dalam artikel.


Solusi yang mungkin sobat kompasianer dapat lakukan:

Membuat suatu artikel secara jelas, akan tetapi juga menyisipkan sebuah pembahasan lanjutan yang relevan dan membuat pembaca tertarik dengan konten-konten kalian.

Karena jika seseorang sudah terpikat maka mereka akan membuka artikel kalian yang lain dengan atau tanpa link di artikel tersebut.
Atau kalian juga bisa menempatkan artikel yang relevan di tempat yang sesuai, semisal dibagian tengah, maupun akhiran suatu artikel.

Jangan Membuat Iklan Clickbait

Buat sobat kompasianers yang memiliki blog  ataupun website pribadi, mungkin pernah berpikir untuk beriklan di salah satu penyedia jasa iklan di internet, dengan tujuan menarik traffic yang lebih luas.

Akan tetapi saya sering menemukan artikel-artikel dengan judul yang nyeleneh, diantara judul-judul tersebut adalah:

"Belum sempat dilempari gas air mata, para demonstran yang patah hati sudah lebih dulu menangis karna teringat mantan."

"Harga BBM sudah mulai merangkak naik, diperkirakan sudah dapat berjalan dan bisa berlari tahun depan."

"Tragis, seorang jomblo terjatuh dalam jurang masa lalu dan terkubur bersama kenangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun