Mohon tunggu...
NA KeishaA
NA KeishaA Mohon Tunggu... Old soul

Pengagum

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Masa Depan Diprediksi atau Diramal?

15 Agustus 2019   17:15 Diperbarui: 20 Agustus 2019   16:47 0 3 1 Mohon Tunggu...

Ketika memasukkan kata 'masa depan' ke mesin penelusuran, hasil yang keluar pada laman pertama berkaitan besar dengan harapan. Berbagai cara agar tidak menyesal ketika datang masa yang disebut,yang sering terdengar penuh motivasi.

Tidak sedikit yang menginklusikan kata 'kemungkinan' atau apapun yang mengandung probabilitas. Namun berbeda rasanya ketika membaca buku You Tomorrow karya Dr. Ian Pearson, seorang Futurolog. Buku ini begitu berani mengemas pelbagai perubahan signifikan dari segala aspek kehidupan manusia. Ian Pearson sebagai pengarang secara lugas menjelaskan segala tingkah perilaku manusia secara mendetail.

Masa depan bagi awam tentunya penuh dengan harapan dan spekulasi, bisa juga sembarangan menaruh ide cemerlang sampai fantasi. Untuk mengetahui apa isi buku karya Dr. Ian Pearson ini, kita harus mengetahui latar belakangnya terlebih dahulu. Dimulai dengan title-nya sebagai seorang Futurolog.

Futurologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masa depan. Bidang ini mengupayakan untuk mengekstrak dan mengeksplorasi berbagai prediksi dan kemungkinan masa depan secara sistematis. Bagaimana hal-hal terkait sudah muncul dari masa kini, dan lain sebagainya.

Dr. Ian Pearson sudah menjadi pengamat masa depan sejak tahun 1991. Terdapat 85% akurasi pada prediksi sepuluh tahunan miliknya. Prediksi-prediksi ini termasuk layanan langganan musik (1991), komputer wristwatch atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan smartwatch (1994), dan bahkan Hyperloop milik Elon Musk.

Pendek kata, Ian Pearson jauh [u4] dari seorang pembaca tarot yang semata meminjam kekuatan mistik semacamnya. Hingga ia akhirnya dipekerjakan Ia dipekerjakan oleh BT (British Telecom) sebagai seorang 'Futurolog.'

Lalu, sebetulnya apa yang dibahas pada buku yang terbit tahun 2013 ini?

"Komputer cerdas dapat menurunkan kualitas kita sebagai manusia dengan mengambil alih pekerjaan. Tetapi kemungkinan besar, kita akan menggunakannya untuk menambahkan kreativitas dan produktivitas. Jadi, komputer akan meningkatkan kemanusiaan kita, bukan menguranginya."

Kalimat tersebut adalah pembuka dari keseluruhan buku yang aroma futuristiknya begitu menyengat. Buku You Tomorrow berisi tujuh bagian dengan narasi lengkap tentang manusia hingga beberapa dekade ke depan.

Mulai dari kemanusiaan, gender, cinta, kencan, jenis kelamin, dan pernikahan, gaya hidup, karier, barang-barang, lingkungan, dan bagaimana nantinya Anda akan bersenang-senang dengan masa depan. Penulis menceritakan dengan pemaparan ala futuristik yang menembus batas moral dan nilai tradisional yang kita percaya dan amini sekarang.

Ian Pearson menyebutkan bahwa perdebatan antara filsuf dan ilmuwan merupakan komidi putar tanpa akhir. Seseorang seperti dirinya yang ia anggap dapat memproyeksikan masa depan, tetapi dengan banyak diksi pengandaian seperti "akan", "nanti", dan lain sebagainya. Mungkin ia lupa kalau seisi bukunya tetap didasarkan pada fakta serta teori para filsuf dan ilmuwan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x