Mohon tunggu...
nabilah munirotulaila
nabilah munirotulaila Mohon Tunggu... Mahasiswa - Nabilah

Jakarta, Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Budaya Organisasi Salah Satu Sumber Keunggulan Bersaing Perusahaan di Tengah Lingkungan yang Selalu Berubah

30 Juni 2021   21:39 Diperbarui: 30 Juni 2021   22:00 2210
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Metode yang digunakan oleh tulisan ini adalah metode studi pustaka, dengan mengkaji bahan- bahan pustaka dari berbagai sumber.

PEMBAHASAN

 

Konsep manajemen strategi, adaptasi perubahan lingkungan dan budaya

Membahas visi dan misi perusahaan, kita tidak bisa melupakan manajemen strategi. Terdapat beberapa bentuk dari model manajemen strategi tapi hanya sedikit yang memasukan unsur budaya sebagai elemen internal utama dalam model manajemen strategi mereka. Salah satu model manajemen strategi yang memasukan unsur budaya dalam modelnya adalah dari Wheelen dan Hunger (2010).

Manajemen strategi adalah alat untuk membuat sebuah perencanaan strategik di masa datang (future) dengan melihat semua perubahan yang terjadi pada lingkungan baik eksternal maupun internal. Model manajemen strategi menurut Wheelen dan Hunger (2010), seperti Gambar 1.

Gambar 1 Strategic management model Sumber: Wheelen & Hunger (2010)
Gambar 1 Strategic management model Sumber: Wheelen & Hunger (2010)
                                         

Wheelen dan Hunger (2010) mengatakan bahwa strategic management adalah"set of managerial decisions and actions that determines the long-run performance of a firm." Manajemen stratejik adalah kumpulan dari keputusan-keputusan dan tindakan yang menentukan kinerja jangka panjang dari sebuah perusahaan.

Dalam lingkungan internal atau lingkungan organisasi, Wheelen dan Hunger (2010) memasukkan tiga unsure, yaitu stuktur, budaya (culture), dan sumberdaya (resources). Menurut Wheelen dan Hunger (2010), memiliki dan mengelola sumber daya saja tidaklah cukup tapi harus didukung juga dengan struktur dan budaya yang bagus dan bisa beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Tiga elemen internal inilah yang membedakan satu organisasi dengan organisasi lainnya, walaupun berada dalam industri yang sama. Dengan model manajemen strategi inilah, kita bisa melihat hubungan antara adaptasi perubahan lingkungan eksternal, pencapaian visi/misi dan pentingnya budaya organisasi.

Menurut Wheelen dan Hunger (2010), budaya adalah sekumpulan keyakinan, harapan dan nilai-nilai yang dipelajari dan dibagikan oleh seluruh anggota organisasi dan diajarkan dari satu generasi pegawai ke generasi pegawai yang lain. Wheelen dan Hunger (2010) memasukan unsur budaya sebagai bagian dari lingkungan internal perusahaan dalam model manajemen strateginya, dengan kata lain---dalam konteks manajemen strategi---Wheelen menganggap bahwa sebuah budaya organisasi memegang peranan sangat penting bagi kesuksesan sebuah organisasi di masa sekarang dan kelangsungan hidup perusahaan di masa depan.

Sementara Daft (2008), mendefinsikan budaya adalah sekumpulan nilai-nilai kunci, asumsi, pemahaman, norma dan cara berpikir yang disebarkan (shared) oleh anggota organisasi dan diajarkan kepada anggota baru sebagai sesuatu yang benar.

Gambar 2 Ilustrasi budaya Sumber: Daft (2008)
Gambar 2 Ilustrasi budaya Sumber: Daft (2008)
                                                                                      

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun