Mohon tunggu...
Muhammad Sigit Santoso
Muhammad Sigit Santoso Mohon Tunggu... Mahasiswa - Petani Ilmu

Hanya noda pada debu yang suci

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Mengapa Harus Membaca?

20 Juni 2022   08:45 Diperbarui: 20 Juni 2022   08:53 313
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Suatu hari, seorang duduk sambil membaca sebuah buku. Datanglah seseroang dan menanyakan keapadanya "Kenapa kamu membaca buku? apa faedahnya membaca buku itu?" Wajar saja dia bertanya demikian, sebab saat itu novel yang dibaca, bukan kitab, atau buku pelajaran. Belum dijawab pertanyaan itu, muncul pertanyaan baru. "lebih penting mana membaca buku atau membaca keadaan, kondisi dan situasi?" sejenak orang itu diam dan menarik nafas, lalu dijawabnya "semuanya penting, dan apa salahnya membaca buku Novel?" dan di jawab "tidak salah sih".

Ada lagi, "kenapa sih kamu gak baca buku, dasar malas?" Tanya salah seorang. "aku orangnya lebih ke auditori bukan membaca, jadi lebih enak mendengar saja".

Kadang ada juga ya ucapan yang demikian?

Salah? Tidak juga, sebab seberapa banyak orang yang udah baca buku tapi tak punya adab?

Okay, hanya saja, bagaimana orang itu akan membaca keadaan tanpa adanya pengetahuan?

Dan intinya keduanya itu penting, sangat tepat jika keduanya ada dalam diri anda.

Ok. Kita cukupkan dulu dialog tentang membaca dan perdebatan antara tipe auditori dan tidak. Maka PR kita saat ini adalah, bukan mencari perbedaan tapi mencari persamaanya. Antara orang yang suka membaca dan tidak suka membaca. Persamaannya adalah pada kalimat Suka Membaca. Titik.

Hey.. udah jangan berdebat dan tak usah diperpanjang lagi. Hmmm baiklah... ini pilihan terakhir. Jika kalian tak suka membaca silahkan hidup dialam yang tak ada aksara.

Berikut kami sajikan beberpa kuntungan membaca:

  1. Perintah Tuhan,

Terdapat pada surah al alaq 1-5, dan kata baca/membacakan disebutkan al Qur'an pada 42 Surah dan 7+1+3+4+2+5+2+1+ 1+ 6+ 2+ 3+ 1+ 1+ 2+ 2+ 2+ 1+ 4+ 3+ 1+ 1+ 2+ 1+ 1+ 1+ 3+ 4+ 2+ 1+ 1+ 1+ 1+ 1+ 3+ 3+ 1+ 1+ 1+ 2+ 1 = 61 ayat.

Juga pada sebuah kisah tentang sikap rasulullah pada tawanan perang Badar, yaitu rasul akan membebaskan tawanan perang itu ada yang dengan syarat menebus dan mengajarkan membaca dan menulis kepada 10 orang muslim hingga ada tawanan yang dibebaskan tanpa syarat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun