Mohon tunggu...
Muhammad Nauval
Muhammad Nauval Mohon Tunggu... Perawat - Perawat | Aceh Tulen

Pecinta Kopi Hitam Tanpa Gula

Selanjutnya

Tutup

Love Artikel Utama

Menerka Alasan di Balik Gagalnya Move On Sama Mantan

5 April 2021   22:02 Diperbarui: 13 April 2021   16:01 578
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Terjebak kenangan terindah [Sumber:Hipwee]

Maka alasan kedua mengapa gagal move on adalah karena kamu terlalu baperan. Untuk mengatasi masalah ini, yang bisa kamu lakukan adalah sadar diri jika kamu orangnya baperan.

Kalau kamu sadar diri jika mudah baper, maka kamu akan mudah menjaga batasan sejauh mana perasaan akan kamu berikan kepada pasangan.  

Ketiga, Sering Stalking Medsosnya

Ini adalah alasan selanjutnya mengapa move on sama mantan berujung gagal. Iya karena kamu terlalu kepo dengan urusan mantan. Kamu stalking medsosnya terus menerus setiap hari dengan penuh pengharapan.

Beruntung jika sang mantan tidak menunjukkan momen kebersamaannya dengan sang pacar di medsosnya. Jika ia lakukan, pasti hatimu akan hancur berantakan.

Nah, jika ingin move on dari sang mantan. Stalking medsos mantan dan kepo dengan segala urusannya wajib dihentikan. Jika tidak begitu, kamu akan terus menerus mengingat mantan.

Keempat, First Love

Katanya, cinta pertama akan sulit buat dilupakan. Tapi mau sampai kapan ?

Apalagi jika sudah jadi mantan. Kamu mau terus menerus mengenang mantan ? pasti tidak kan. Maka sudah sepatutnya apakah itu cinta pertama, kedua, ketiga atau ke berapapun itu. Kalau sudah jadi mantan, ayoklah dilupakan.

Jangan terlalu dipikirkan, meski memang sedikit sulit namun kamu mesti harus sanggup untuk melupakan. Jangan terlalu larut dalam perasaan yang tidak mungkin lagi akan kamu menangkan.

Kelima, Tidak Menerima Kenyataan yang Ada

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Love Selengkapnya
Lihat Love Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun