Mohon tunggu...
Felix Tani
Felix Tani Mohon Tunggu... Petani - Sosiolog Pertanian dan Pedesaan

Sedang riset pertanian natural dan menulis novel anarkis "Poltak"

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sialan [Terputus Mimpiku oleh Interupsi Ayah Tuah]

15 Januari 2023   06:31 Diperbarui: 15 Januari 2023   11:04 348
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi memberi uang (Foto: via pikiranrakyat.com)

Seorang lelaki tua menghampiriku. Dengan senyum samar di naung bayang baret tua.

Ah, Ayah Tuah rupanya.

Diulurkannya tangan kanan padaku. Digenggamannya segepok uang menghijokan mata.

Ting.

Aku tersentak dari lelap. Sebuah pesan masuk di grup perpesanan.

Dari Ayah Tuah: "Selamat pagi semua sehat selalu."

Sialan! Terputus mimpiku!

Dari Ayah Tuah, aku lebih berharap menerima segepok uang dalam mimpi ketimbang ucapan  selamat pagi yang memupus mimpi.

Sebab mimpi bisa jadi kenyataan sedangkan pagi memutus mimpi. (eFTe)

 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun