Mohon tunggu...
Muhammad Iqbal Awaludien
Muhammad Iqbal Awaludien Mohon Tunggu... Penulis - Penulis konten suka-suka!

Berbagi informasi dan gagasan. Tergila-gila pada sastra, bola, dan sinema. Email: iqbalawalproject@gmail.com Blog: https://penyisirkata.blogspot.com/

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Mengatasi Stres Bekerja dengan Efektif

13 Mei 2022   09:54 Diperbarui: 15 Mei 2022   11:19 1049
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Stres kerja (Sumber: istockphoto)

Saat itu terjadi, Anda bisa berdiskusi dengan bagian HRD atau atasan atas apa yang sedang dihadapi. Setelah melewati tahap tersebut, mulailah melatih diri untuk bekerja sesuai porsi.

Sumber gambar: isragarcia.com
Sumber gambar: isragarcia.com

"Work-Life Balance"

Ingat, hidup itu bukan hanya tentang bekerja, pergi dari rumah untuk datang ke kantor, dan mengerjakan tugas-tugas. 

Alasan kenapa ada libur di hari Sabtu atau Minggu adalah agar setiap karyawan bisa menyegarkan kembali pikiran setelah seminggu penuh bekerja. 

Karena itu, manfaatkan sebaik-baiknya akhir pekan, bisa dengan memberikan reward kepada diri seperti jalan-jalan, melakukan hobi, atau semua hal menyenangkan di luar pekerjaan. Jika memerlukan waktu lebih lama untuk rehat, Anda juga bisa mengambil cuti.

Mencari Karir Baru? 

Sumber gambar: mostinterestingacademy.com
Sumber gambar: mostinterestingacademy.com

Terlalu lama bekerja di satu tempat, mengerjakan job desc yang "itu-itu aja", kultur kantor yang dirasa kurang cocok, bagi sebagian orang bisa menjadi salah satu faktor pemicu stres. 

Di titik ini mempertimbangkan karir atau mencari kantor baru bisa menjadi alternatif . Namun, Anda tidak bisa gegabah atau perlu pertimbangan dan persiapan matang kalau memang ingin melakukan hal ini. 

Satu yang pasti, hindari berhenti bekerja karena dorongan emosi. Dinginkan kepala sebelum mengambil keputusan sepihak. Tak ada ruginya juga berkonsultasi dengan orang-orang terdekat untuk meminta sudut pandang mereka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun