Mohon tunggu...
I Ketut Merta Mupu
I Ketut Merta Mupu Mohon Tunggu... Pemuka Agama - Pendamping Sosial PKH Kementerian Sosial RI

Alumni UNHI. Lelaki sederhana dan blak-blakan. Youtube : Merta Mupu Ngoceh https://youtube.com/@Merta_Mupu_Ngoceh

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen | Rina Kembang Hati

14 Maret 2018   19:13 Diperbarui: 15 Maret 2018   05:35 916
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dekat dengannya menghadirkan rasa nyaman. Rina tak seperti gadis lain yang sok jual mahal padahal dalam hatinya merindukan orang yang dicueki. Ia bersikap dewasa, pemikirannya luas. Sering aku merasa kalah ketika chat dengannya di WA ataupun di facebook.

Aku memperhatikannya, Rina sedang menggigit kue pelan. "Oya, di atas dahimu apa tuh?"

"Dimananya?" Rina tampak kaget. Ia menghusap dahinya. Aku mendekatinya.

"Ini loh! Rambutmu indah."

Aku menyeka rambutnya yang hitam, menyentuh dahinya yang lembut.

"Kau cantik!"

Rina tersipu. Sepertinya ia sadar aku hanya bergurau.

"Maaf ya.. bli hanya bercanda. Gak marah, kan?"

"Jelaslah aku marah. Sembarangan banget menyentuh kepala orang. Emang bli siapanya aku?"

Aku terperangah melihat sikapnya, wajah tampak kesal. Mungkin beneran dia marah.

"Maaf, maaf, Diajeng."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun