Mohon tunggu...
Listhia H. Rahman
Listhia H. Rahman Mohon Tunggu... Ahli Gizi - Ahli Gizi

Lecturer at Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik ❤ Master of Public Health (Nutrition), Faculty of Medicine Public Health and Nursing (FKKMK), Universitas Gadjah Mada ❤ Bachelor of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro ❤Kalau tidak membaca, bisa menulis apa ❤ listhiahr@gmail.com❤

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Berkunjung ke 7+ Destinasi dalam 1 Hari, Cuma di Purwakarta!

26 September 2022   21:21 Diperbarui: 27 September 2022   05:06 487
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Noga Kacang, Pastel Mini, dan Teh Tubruk | dokumen pribadi

Saya sedikit menyesal mengapa saya baru tahu ada lokasi ini. Andai saya tahu beberapa bulan yang lalu, mungkin saya sudah membawa teman-teman mahasiswa saya berkunjung ke sini sebagai salah satu tatap muka di mata kuliah Sosioantropologi Gizi. Tidak hanya berisikan perjalanan tetang kelahiran manusia dan bagaimana mulianya peran Ibu, di sini saya juga belajar bagaimana filosofisnya masyarakat sunda.

4/

Matahari makin tinggi. Daftar lokasi yang harus kami kunjungi masih mengantri. Tujuan selanjutnya adalah Galeri Wayang. Namun, sebelum itu kami memutuskan untuk beribadah salat zuhur di masjid agung.

5/

Selesai salat, kami tinggal melakukan perjalanan dengan menggunakan kaki alias jalan. Sebagai orang yang tidak asing dengan wayang dan cukup mengenal beberapa tokohnya, saya jadi malu karena baru tahu ada tempat se-wayang galeri wayang. Mantul!

Foto bersama| dok. bidang pariwisata kab. purwakarta
Foto bersama| dok. bidang pariwisata kab. purwakarta

6/

Setelah asyik mengambil konten perwayangan, yang sudah saya rencanakan untuk konten bulan November di mana tepat tanggal 7 adalah Hari Wayang Nasional, perjalanan dilanjutkan kembali. Perjalanan yang akan menyenangkan perut kami yang mulai bernyanyi. Menuju kampung sate maranggi di Plered.

Kali ini lokasinya lumayan, sekitar 30 menit perjalanan. Sampai di lokasi kami sudah disuguhi tempat untuk menyantap sate dan sop khas dari Purwakarta, tak lupa beberapa juga menyicipi ketan bakar.

7/

Perut sudah terisi, tenaga sudah kembali. Waktunya tidur, oh tentu sayang jika ditinggal tidur. HEHE. Kami melanjutkan untuk melihat keramik di Litbangnya. Keramik cantik yang sudah berkualitas ekspor terpampang di sana. Dari rombongan pun ada yang membawanya sebagai cinderamata.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun