Mohon tunggu...
Lilia Gandjar
Lilia Gandjar Mohon Tunggu... Tutor - Penikmat aksara dan pencinta kata-kata.

Penyuka dunia tulis menulis.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Kembar Empat

22 Agustus 2022   19:55 Diperbarui: 22 Agustus 2022   19:56 184
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Gue juga keganggu."

"Kaga usah ngajak berantem subuh-subuh."

Neng dengan terpaksa beranjak ke beranda. Dia lihat kotak kardus di depan pintunya.

"Bujug buneng!" batin Neng.

"Siapa ini yang naroh disini?" katanya dalam hati.

Belagu jadi detektif, Neng memeriksa kotak misterius itu. Dia mengira-ngira siapa pelaku pembuang kucing.

Tiba-tiba dilihatnya Siti Muniroh, tetangga sebelah kanannya. Neng tidak membuang waktu, dia langsung menyapa Siti.

"Ti, apa lu tahu ini kucing siapa?"

Siti yang juga terganggu dengan suara kucing-kucing menangis, langsung menjawab.

"Oh, kucing lu ya, mpok."

"Gue pikir suara dari mana."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun