Mohon tunggu...
Leidyana Kusuma
Leidyana Kusuma Mohon Tunggu... Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Mahasiswa Semester 7 Universitas Muhammadiyah Malang

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Satu Tekat Membawa Perubahan, Mahasiswa UMM Bagikan 100 Paket PMT

13 Agustus 2020   10:00 Diperbarui: 13 Agustus 2020   09:48 25 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Satu Tekat Membawa Perubahan, Mahasiswa UMM Bagikan 100 Paket PMT
Dok. pribadi

Rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok 66 PMM Bhaktimu Negeri Universitas Muhammadiyah Malang diantaranya ada pemberian bantuan makanan tambahan untuk anak posyandu atau yang biasa di kenal dengan PMT.

Dengan ada nya Pandemic Covid-19 ini semua kegiatan seakan terhenti seketika. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dibungkus dalam jegiatan PMM Bhaktimu Negeri (Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat).

PMM Bhaktimu Negeri ini adalah kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat yang dilakuka mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang selama 1 Bulan penuh.

Mahasiswa PMM Bhaktimu Negeri Universitas Muhammadiyah Malang menyediakan 100 paket PMT untuk Posyandu Desa Klumutan Kabupaten Madiun. 1 Paket berisi makanan 4 sehat 5 sempurna.

Diharapkan dengan pemberian bantuan PMT Kepada balita posyandu di masa Pandemi Covid-19 bisa menekan tingkat balita kekurangan gizi di Desa Klumutan Kabupaten Madiun.

Pemberian PMT Ini mendapatkan respon positif dari bidan dokter yang menangani posyandu di Desa Klumutan Kabupaten Madiun saat  itu.

Dok. pribadi
Dok. pribadi
"PMT yang diberikan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang sangat bagus dan lengkap, sesuai dengan 4 sehat 5 sempurna yang sebenar-benarnya, semoga nanti bisa menajadi contoh kedepannya dan bisa dipertahankan. 

Ini juga bisa dijadikan semangat untuk para ibu dan balita posyandu supaya tidak malas datang ke posyandu karna mendapatkan PMT yang menarik" tutur dokter yang menangani posyandu di Desa Klumutan 5 Agustu 2020.

Pemberian PMT ini dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Alurnya setiap ibu dan anak yang masuk ke posyandu harus menggunakan masker dan terlebih dahulu harus di cek suhu tubuhnya. 

Jika tidak memenuhi standar maka ibu harus menunggu diluar posyandu dan balitanya saja yang di perbolehkan masuk dengan dibantu oleh kader dan Mahasiswa UMM.

VIDEO PILIHAN