Mohon tunggu...
Latifah Maurinta
Latifah Maurinta Mohon Tunggu... Novelis - Penulis Novel

Nominee best fiction Kompasiana Awards 2019. 9 September 1997. Novel, modeling, music, medical, and psychology. Penyuka green tea dan white lily. Contact: l.maurinta.wigati@gmail.com Twitter: @Maurinta

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

[Malaikat, Lily, Cattleya] Calon Istri untuk Revan

2 November 2019   06:00 Diperbarui: 2 November 2019   06:12 43
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Calvin maju ke kaki ranjang. Digenggamnya tangan Revan sambil bertanya.

"Revan, tadi kamu sarapan sama siapa?"

"Reinhard dan Rinjani."

Ah, dugaannya benar. Sekali lagi Calvin menatap tajam Reinhard dan Rinjani. Yang ditatap mulai merasa insecured.

"Oh, I know!" seru Rossie seraya menepuk keningnya. Mereka semua memandangnya tak mengerti.

"Ingat kan, apa kata dokter? Revan bisa begini karena makan makanan kadaluwarsa dan sisa masker."

Wajah Reinhard dan Rinjani sepucat tembok. Berpasang-pasang mata menusuk mereka. Ada kemarahan terselubung dan menuntut pertanggungjawaban dalam tatapan itu.

"Kenapa sisa masker pembersih wajah bisa ada dalam menu sarapan, Rein?" tanya Calvin lembut.

"Bukan...bukan aku, itu maskernya Rinjani."

"Enak aja! Idenya dari kamu!"

Mereka saling menyalahkan. Abi Assegaf dan Ummi Adeline menengahi. Revan kini mengerti penyebab semua keganjilan tadi pagi. Hatinya sedih, marah, bercampur tak percaya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun