Mohon tunggu...
Lasarus Goleo
Lasarus Goleo Mohon Tunggu... Mahasiswa - Penikmat kata

Sepak bola/komedi/pengarang puisi liar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Syair yang Tak Tersampaikan

17 September 2022   10:16 Diperbarui: 17 September 2022   10:19 212 14 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar (Sumber: pribadi)

Puanku !

Di sela tak bercahaya
Ingin ku bunuh sunyi
Menghapus jejakmu yang masih membekas dalam dada.

Aku meramu riang pada gelap
Membungkus duka tanpa terang
Parasmu menjadi titar syadu dalam baitku.

Jiwaku gelap setelah pamitmu
Maka sujudku ialah menuai sinar tanpa hadirmu
Aku merawat luka tanpa meralat cinta.

Kobaran hati merobek tekstil luka
Merobohkan dinding dusta dalam hati penuh hasrat
Rasa tak menyangkal pada gita waktu senyap.

Namamu ada disetiap sajakku
Rasa dalam dada tercurah dalam prosa
Menjamu hadirmu ku letakan ditiap tetesan kata dalam syair yang tak tersampaikan.

#Manado, 17 September 2022

Pengarang : Lasarus Goleo

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan