Mohon tunggu...
Panrita
Panrita Mohon Tunggu... Suara, kata, dan nyawa.

Bila ingin berkenal lebih jauh, baca tulisan-tulisan ini. Tidak kurang dan lebih.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Nafkah

8 April 2020   05:21 Diperbarui: 8 April 2020   05:21 1 0 0 Mohon Tunggu...

Biasanya di penghujung sesal
Sering tercipta sebagai makhluk paling hina -- lemah tiba-tiba
Tidak ada yang menghendaki atau berdoa tentang ini.

Ruh seperti istri yang menuntut sesuatu
Membabi buta perkataanya kepada jiwa
Sehingga tak jarang retak jadi hiasan hati.

Begitu miskinnya diri,
Harus nafkahi asap astral
yang perlahan tidak betah
di selasar pendopo raga.

Sehingga, makin lama --
makin harus berkerja; dengan-Nya. 

Panrita

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x