Mohon tunggu...
Kezia Tesalonika
Kezia Tesalonika Mohon Tunggu... Mahasiswa - Communication Studies - Public Relations

Hello, welcome to my page, my name is Kezia Tesalonika. I'm President University Student and majoring in Communications (Public Relations)

Selanjutnya

Tutup

Karir

Mari Simak Perjalanan Seorang Expert Administrasi Bisnis di President University

11 November 2021   01:00 Diperbarui: 11 November 2021   01:05 106 3 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Dokumentasi Kunthi Afrilinda Kusumawardani

Kunthi Afrilinda Kusumawardani, BA., MBA. merupakan salah satu lulusan terbaik Hubungan Internasional di President University, dengan membawa gelar Cum Laude. Kemudian beliau melanjutkan pendidikan S2 nya di Cardiff Metropolitan University mengambil jurusan Bisnis Internasional. Beliau lulus tepat waktu dengan Gelar Magister Administrasi Bisnis dalam Bisnis Internasional. Lulus di tahun 2015 membuatnya memiliki predikat sebagai salah satu muda yang inovatif.

Semasa berkuliah, beliau telah membantu dosen nya membuat silabus dan juga rencana kuliah. Kini beliau telah mengajar selama kurang lebih 6 tahun. Dengan memiliki  pengalaman sebagai asisten dosen membuat Kunthi tidak merasa kesulitan saat pertama kali mengajar. Namun, tentunya rasa gugup tetap datang menghampirinya. Saat itu, beliau berkesempatan untuk mengikuti kelas yang diajar oleh rekannya sehingga beliau bisa mempelajari teknik mengajar dari rekannya tersebut. 

Sebelum menjadi dosen beliau telah bekerja di sebuah perusahaan multinasional selama dua tahun. Kemudian beliau menyadari bahwa bisnis merupakan aspek penting dalam mengembangkan ekonomi. Hal ini bukanlah topik yang asing baginya, saat beliau berkuliah beberapa hal tentang diplomasi perdagangan, dan perusahaan multinasional telah dipelajarinya. Oleh karena itu, beliau memilih untuk melanjutkan pendidikannya sebagai Magister Administrasi Bisnis. 

"Bisnis merupakan salah satu aspek penting ketika ingin membangun negara dan ekonomi. Maka dengan mempelajari itu, saya berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Indonesia." ungkapnya. 

Begitu lulus dari Cardiff Metropolitan University, Kunthi memilih untuk kembali dan langsung mengajar di President University. "Saya selalu bersemangat tentang pendidikan. Bahkan cita-cita saya di masa kecil adalah menjadi seorang guru." ujarnya. Karena semangatnya itu membuat beliau tidak perlu berpikir panjang untuk kembali dan segera memulai karirnya sebagai dosen. 

Dengan cara mengajar yang menarik, membuat mahasiswa tidak merasa bosan didalam kelas. Ada suatu waktu, ketika beliau harus mengajar mata kuliah perilaku di organisasi beliau menggunakan gaya mengajar yang berbeda. Karena beliau menganggap jika mengajar dengan cara yang biasa saja tidak akan membuat mahasiswa tertarik untuk mempelajari mata pelajaran tersebut. Saat itu, setiap minggu mahasiswa nya diberikan tugas untuk membaca bab dalam buku teks dan mempresentasikannya. Dengan cara yang tidak biasa, beliau memberikan instruksi kepada mahasiswanya untuk mempresentasikan materi tersebut dalam bentuk drama atau sandiwara. 

"Saya meminta siswa untuk menafsirkan teori yang mereka pelajari dari buku dan memasukkannya ke dalam kondisi aktual di tempat kerja. Kelas menjadi sangat seru dan penuh tawa, bukan menguap." Ujar Kunthi. 

Alih-alih memberikan kesempatan mahasiswa kesempatan bertanya, Kunthi lebih memilih untuk bertanya kepada mahasiswanya. Selain membantu mahasiswa memiliki pemikiran logis, hal ini juga melatih keterampilan berbicara di depan umum. Di saat yang sama juga, beliau dengan spontan dapat menilai apakah mahasiswa memahami materi yang telah diberikan atau belum. Sebagai dosen muda, tentunya Kunthi menggunakan banyak media dalam mengajar, beliau sejak awal mengajar sudah menciptakan kelas virtual, dengan memanfaatkan berbagai website dan platform. Hal itu, membuat beliau mudah beradaptasi ketika harus mengajar secara daring. 

Sebagai dosen yang telah berinovasi menciptakan kelas virtual, Kunthi berhasil membuat siswa menjadi lebih aktif di dalam kelas. Mengajar secara daring tidak menjadi halangan bagi beliau untuk tetap kreatif dalam cara mengajar. Beliau biasanya menggunakan Kahoot untuk menguji pemahaman siswa. Selain kahoot, beliau juga menggunakan mentimeter untuk mengetahui pendapat siswa mengenai materi yang telah diajarkan, dan akhir-akhir ini beliau menggunakan platform Gather.town untuk mendorong mahasiswa melakukan diskusi kelompok yang unik dan tidak monoton. 

Tugas yang diberikan oleh beliau biasanya berupa proyek yang nantinya akan berguna untuk mahasiswa nya sendiri. Beliau selalu menghindari jenis tugas maupun ujian di mana siswa harus menghafal kata demi kata, sesuai dari buku. Beliau membiasakan murid nya untuk melatih keterampilan mereka dari tugas yang dia berikan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Karir Selengkapnya
Lihat Karir Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan