Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Is

14 September 2019   06:48 Diperbarui: 14 September 2019   06:53 0 10 4 Mohon Tunggu...
Puisi | Is
Pixabay.com

Is, mesin ketik tua tempatmu melarung kata, membongkar ulang tatanan jiwa lewat aksara, kini teronggok beku berselimut debu. Entah menua karena terpaksa tak berguna, atau engkau mulai lelah dengan gaya manualnya

Is, bukankah bunyi itu masih seperti semula, tek tek tek tek tek menguar di langit ingatan. Satu dua gerak jari seirama nalar, bagai tarian jiwa di atas deret kata-kata

Is, hendak di bawa kemana segala bongkahan rindu, bila hatimu masih setia tapi meragu. Coba engkau bertanya pada debu yang menyelimutinya, adakah getaran yang sama ada padanya

Bagan batu 14 september 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x
14 September 2019