Mohon tunggu...
Kaharuddin Anshar
Kaharuddin Anshar Mohon Tunggu... Nelayan - Anak kehidupan, tumbuh di lorong desa

bayangan; pencerahan purba dalam membentuk sajak-sajak kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kekasih

25 Januari 2017   23:55 Diperbarui: 26 Januari 2017   00:02 284
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Di Waktu itu, Kekasih.

cahaya meminang gelap

Hujan.  Gerimiskan ingatan azali

Aku kekasih, berteduh di bawah langit rindumu

Teduh. Angin malam itu kekasih

Sepoi mengetuk jendela Kamar batin

Kekasih.....

Aku, sehimpun lemah  yang rapuh

Cermin  retak, sebab bayang gelap

Kekasih.....

Kau. Dekat yang berjarak itu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun