Mohon tunggu...
Julius Deliawan
Julius Deliawan Mohon Tunggu... ttps://www.instagram.com/kompasianacom

Guru sejarah, yang mencintai dunia tulis menulis. Menaruh minat pada soal-soal kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia, sosial, budaya dan pertanian. Punya obsesi mengembangkan pendidikan yang memerdekakan, menerbitkan buku dan menjadi petani. Untuk perkenalan lebih lanjut, dapat ditemui di : juliusdeliawan@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Menghias Ruangan dengan Puring Hidroponik

5 Juli 2019   06:04 Diperbarui: 5 Juli 2019   06:14 0 4 1 Mohon Tunggu...
Menghias Ruangan dengan Puring Hidroponik
Dokpri

Puring (Codiaeum variegatum), merupakan tumbuhan Nusantara.  Tanaman hias ini populer karena bentuk dan warna daun yang bervariasi. Mulai dari warna hijau, kuning, jingga, merah, ungu, hingga campurannya. Bentuk daun pun bermacam-macam: memanjang, oval, tepi bergelombang, helainya "terputus-putus", dan masih banyak lainnya.

Karena keunikan dan keindahan puring inilah, banyak yang terpikat untuk menjadikannya sebagai penghias taman atau dekorasi ruangan. Puring tidak lagi sekedar tanaman perdu, yang hanya merindangkan kuburan. Harganya pun di penjual tanaman cukup bervariasi, bahkan untuk jenis-jenis tertentu pernah di era keemasannya.

Cara membiakkan puring ini cukup sederhana, cukup hanya dengan stek batang. Demikian pula dengan media tanamnya. Mudah tumbuh dengan banyak pilihan media tanam. Tidak rewel, sehingga tidak memerlukan perawatan yang berarti. Ini cocok buat pecinta tanaman, tapi hanya punya sedikit waktu untuk merawatnya.

Karena saya suka dengan hidroponik, dan membuat pot dari bahan botol plastik dan kertas, maka saya mencoba menanam puring dengan sistem tersebut. Hasilnya, puring tumbuh dengan baik. Warnanya, meski mungkin kurang nutrisi, justru menurut saya jadi lebih menarik.

Dengan penanaman secara hidroponik sumbu, dan pot yang saya buat, puring bisa dipindahkan ke berbagai tempat sesuai kebutuhan. Kadang nangkring di meja makan, meja tamu atau saat-saat tertentu di halaman rumah, jika sudah saatnya memerlukan cahaya matahari.

Saat-saat tertentu puring juga menemani saya, menuangkan isi pikiran ketika ide bergelayut untuk dituliskan di kompasiana. Selamat berkebun!

KONTEN MENARIK LAINNYA
x