Mohon tunggu...
Johannes RonaldoT
Johannes RonaldoT Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Hobi bersepeda

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Media Komunikasi Publik pada Kementerian Kesehatan (Studi Kasus Covid 19 di Indonesia Tahun 2021)

18 Mei 2022   00:57 Diperbarui: 18 Mei 2022   01:01 43 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber : @dit.promkes (instagram)

Abstrak

Sejak masuknya virus Covid-19 di Indonesia pada awal tahun 2020 hingga tahun 2021 belum ada penurunan dan melonjaknya angka penyebaran virus Covid 19 menyebabkan pemerintah dalam hal ini Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mendapat sorotan dari berbagai pihak termasuk media Media asing menilai Kementerian Kesehatan RI tidak sigap dalam menangani pandemi Covid19 yang terus meningkat. 

Kemenkes seharusnya  mengkomunikasikan kebijakan yang benar agar dapat sampai dengan baik dan dapat  memutus mata rantai covid 19 ini ,maka Kemenkes RI juga didukung oleh pihak-pihak terkait yaitu Kominfo melakukan komunikasi pada publik melalui media yang dimiliki. berfokus pada bagaimana komunikasi yang dilakukan oleh Kemenkes RI dan Kominfo dalam memutus mata rantai covid 19.

kata kunci : komunikasi publik, covid 19, media

Pendahuluan

Sejak masuknya virus Covid 19 di Indonesia pada awal tahun 2020 hingga tahun 2021  belum terlihat penurunan angka penyebaran virus Covid 19 di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari terus meningkatnya jumlah pasien yang positif covid baik pasien yang bergejala maupun pasien yang tidak bergejala (OTG). 

Semakin banyaknya jumlah pasien covid 19 menyebabkan tingginya Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat pemanfaatan tempat tidur di rumah sakit rujukan covid 19 di Indonesia.

Semakin melonjaknya aangka penyebaran covid 19 menyebabkan pemerintah dalam hal ini Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mendapat sorotan dari berbagai media asing, hal ini tidak mengherankan karena Kemenkes  RI merupakan institusi yang  bertanggungjawab   atas penanganan Covid 19 di Indonesia. 

Media asing menilai Kementrian Kesehatan RI tidak sigap dalam menangani pandemi covid 19 yang terus meningkat. Kemenkes seharusnya dapat mengambil kebijakan yang dapat mengatasi penyebaran covid 19 dan mengkomunikasikan kebijakan tersebut agar sampai dengan baik ke seluruh masyarakat.

Meskipun dinilai lamban dalam menangani Covid 19 namun Kemenkes RI sebagai institusi yang berada di garda terdepan tetap berupaya untuk dapat menekan penyebaran covid 19 di Indonesia yaitu dengan mengedukasi masyarakat tentang kebiasaan baru 3M yaitu Mencuci Tangan, Memakai Masker, dan Menjaga jarak ,lalu memberikan penyuluhan tentang vaksin dan memberikan vaksin bertahap kepada masyarakat. 

Banyak pro dan kontra baik pejabat pemerintah maupun public figure, hal ini membuat masyarakat menjadi bingung dan takut untuk melakukan vaksin  karena tanggapan negatif mengenai vaksin ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan