Mohon tunggu...
Zata Al Dzahabi
Zata Al Dzahabi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Penulis, Content Creator, Podcaster

Introvert yang senang menulis

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kasus-Kasus Orang Hilang di Luar Nalar! Ditemukan Puluhan Tahun Kemudian

26 April 2024   16:05 Diperbarui: 13 Juni 2024   19:43 160
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber: Tribunnews.com (ilustrasi poster orang hilang)

Mendadak Hilang

Salah satu hal yang paling menakutkan adalah mengetahui orang-orang yang kita kenal dan sayangi mendadak hilang tanpa jejak, beberapa orang yang akan dibahas di artikel ini sudah dicari-cari ke berbagai tempat dan dilaporkan ke Polisi

Bahkan hingga menyewa Detektif namun tetap tidak ditemukan, tapi bertahun-tahun kemudian mereka mendadak muncul kembali dengan kondisi yang sangat berbeda. 

Penasaran seperti apa kisahnya? Ini dia kasus-kasus orang hilang yang baru ditemukan setelah bertahun-tahun lamanya:

Elisabeth Fritzl


Satu tahun merupakan waktu yang tidak sebentar tentunya ada banyak hal yang terjadi dalam hidup manusia selama 365 hari itu, pernahkah kalian terpikir bagaimana rasanya menghilang selama  bertahun-tahun itulah yang dialami perempuan ini. 

Pada 28 Agustus 1984 ia dilaporkan hilang oleh ibunya ke Polisi, ayahnya mengaku bahwa ia mendapat surat dari putrinya. 

Dalam surat tersebut Elizabeth mengatakan bahwa dirinya ingin bergabung ke sebuah sekte, kasus ini membuat Polisi bingung dan penyelidikan tidak kunjung usai. 

Polisi dan Tim Penyidik yang putus asa akhirnya menutup kasus ini, baru setelah 24 tahun kemudian Elisabeth berhasil ditemukan usianya saat itu sudah 42 tahun. 

Perempuan ini bercerita bahwa dirinya mengalami hal yang mengejutkan dan memprihatinkan, yakni dirinya ternyata selama ini disekap oleh ayahnya sendiri di ruang bawah tanah yang dalamnya mencapai 6 meter. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun