Johan Arifin
Johan Arifin pegawai negeri

Sejenak aku kisahkan tentang diriku padamu, agar kau tau siapa aku, bagaimana hidupku, karena kau tak akan pernah bertanya bagaimana rasanya menjadi aku.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Aplikasi Mobile JKN Berbasis Android dari BPJS Kesehatan

11 Agustus 2018   09:32 Diperbarui: 14 Agustus 2018   06:48 1803 1 0
Aplikasi Mobile JKN Berbasis Android dari BPJS Kesehatan
sceenshoot pribadi

Saya menulis ini berdasarkan pengalaman pribadi sebagai pengguna aplikasi BPJS Kesehatan yang telah dirilis sejak bulan April 2016 silam, kemudian diupdate pada bulan Mei 2018. 

Bahkan sudah beberapa kali menginstal aplikasi tersebut pada ponsel android saya, tetapi karena sering gagal pada saat registrasi jadi aplikasi tersebut saya uninstal saja dan saya abaikan.

Tulisan ini bukan untuk menyudutkan, tetapi saya ingin berbagi pengalaman saja dengan pengguna lain, selain itu sedikit ada kritikan agar kedepannya Aplikasi BPJS Kesehatan lebih baik lagi dalam segala hal termasuk pelayanan. 

Di sisi lain saya ingin membantu mensosialisasikan aplikasi BPJS Kesehatan berbasis Android tersebut agar dikenal masyarakat dan semoga saja setiap peserta BPJS Kesehatan memiliki aplikasi tersebut karena sangat banyak manfaatnya.

Aplikasi yang satu ini disosialisasikan oleh TIM BPJS Kesehatan Kab. Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah pada hari Jum'at, 10/08/2018 di halaman Kantor Bupati Kab. Kapuas saat  kami akan melaksanakan senam bersama. 

Ada beberapa doorprize yang diberikan TIM BPJS Kesehatan bagi siapa saja yang berhasil mengisntal aplikasi tersebut. Akhirnya ramailah peserta senam bersama menginstal aplikasi tersebut termasuk saya. 

Setelah selesai senam bersama saya menghampiri petugas BPJS kemudian menanyakan masalah yang saya alami sejak dulu kala, hehe.... Masalah yang menyebabkan saya mengunistall dan malas menggunakan aplikasi BPJS Kesehatan. Setelah selesai diinsal, aplikasi saya tunjukkan kepada petugas BPJS sebagai syarat pengambilan doorprize, ternyata petugasnya bilang :

"Harus login dulu, pak, baru bisa mendapatkan doorprize"

"Bagaimana mau login registrasi saja gagal terus" sahut saya sambil memperlihatkan tulisan yang muncul pada layar ponsel pintar kepada petugas

sceenshoot pribadi
sceenshoot pribadi
"O... kalau muncul masalah ini berarti ada penggantian nomor KTP, Pak"

Aku kaget, perasaan nomor KTP saya tidak pernah diganti-ganti, hmm.....

"Jadi bagaimana, Pak ?" tanyaku sambil berharap mendapatkan solusi.

"Bentar saya cek ya, Pak"

Namun karena petugas sibuk melayani yang lain sehingga sayapun terabaikan.

Akhirnya saya gagal mendapatkan doorprize dari Tim BPJS walaupun sudah mengisi tanda terima yang disodorkan kepada saya. Saya pulang dengan penuh rasa kecewa. Kecewa bukan karena tidak mendapatkan doorprize, tetapi kecewa berat karena tidak mendapatkan solusi dari petugas BPJS agar saya bisa login pada aplikasi tersebut.

Saat tiba di rumah, rasa penasaran yang luar biasa menyelubungi hati ini (cie... cie... menyelubungi, nggak ada kata lain apa ? hehe...) kemudian saya menghubungi call center BPJS Kesehatan di 1500 400, nomor itu kudapat dari tampilan aplikasi BPJS Kesehatan. Dan tidak pake lama langsung saya hubungi. Menghubungi ke nomor tersebut pun agak susah karena tidak langsung tersambung dan beberapa kali putus.

Menghubungi call center BPJS serasa bernostalgia saat dimana saya menghubungi call center Bank pemerintah. Namun ada yang aneh, saat telepon tersambung tidak ada respon atau sapaan sopan dari customer service yang kudapatkan. 

Karena tidak seperti biasanya, saya berinisiatif untuk merekam bakal perbincangan saya dengan customer service. Kemudian muncul suara orang mengaji dengan terbata-bata dan dengan makhrajul huruf yang kurang enak didengar. 

Setelah 13 detik saya mencoba menyapa "Hallo...." dan ternyata barulah ada suara customer service membalas sapaan hallo kemudian menanyakan maksud saya. 

Dari kejadian tersebut menurut saya bahwa  call center belum maximal dan pelayanan customer service belum memuaskan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2