Mohon tunggu...
Jessyka Malau
Jessyka Malau Mohon Tunggu... Psikolog Klinis

Penikmat musik dan kopi hitam

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Menua Layu

11 Juli 2018   12:10 Diperbarui: 16 Agustus 2018   21:23 0 6 1 Mohon Tunggu...
Puisi | Menua Layu
dok. pribadi

Kemarin, kau dihempas angin lalu jatuh di tanah

Kau tak pernah marah

Meninggalkan inangmu 

dan berlabuh di tempat baru

Kau menyambut dengan tangan terbuka

Sang waktu yang memelukmu  erat di dada

Meskipun ia telah membumihanguskanmu

Yang dulu indah menjadi hitam bercela

Bagimu, itu adalah anugerah

Lusa nanti,

Kau akan mengeriput, lapuk dan hilang bentuk!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x