Mohon tunggu...
Indri Putri Sekarini
Indri Putri Sekarini Mohon Tunggu... Lainnya - Biarlah Hari Esok Tetap Jadi Rahasia

Gadis Kecil Yang Menyukai Sastra

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Ada Salam Dari Pulau Talaud

27 Mei 2022   22:29 Diperbarui: 27 Mei 2022   22:32 1575
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Saya Sebagai Nasabah BRI Dengan Pemanfaatan Layanan BRImo (Foto Pribadi) 

Karena sudah menghabiskan masa kecil disini, dirinya sudah menganggap Talaud sebagai kampung halamannya. 

BRI Salam dari Talaud

Adanya kompetisi berbagi pengalaman mudik di Kompasiana bersama BRI membuat saya teringat sedikit kisah yang menarik saat di Talaud. 

Saya sudah menjadi nasabah BRI sejak masa kuliah dulu. Kebetulan saat itu saya mendapatkan beasiswa saat kuliah dan salah satu syarat pencairan beasiswa adalah memiliki tabungan BRI. 

Sejak saat itulah saya sudah menjadi nasabah setia BRI. Mungkin sudah sekitar 5 tahun sejak awal membuka tabungan. 

Mengikuti perkembangan jaman serta serta memberikan pelayanan maksimal kepada nasabah tanpa terbatas ruang dan waktu. BRI menghadirkan beberapa layanan. 

Ada layanan BRI Link yang menggaet masyarakat sebagai mitra BRI untuk membantu kebutuhan konsumen mulai setor, tarik, transfer, pembayaran, pembelian dan transaksi digital lainnya. 

Saya hingga saat ini setia menggunakan aplikasi BRImo yang merupakan layanan digital yang dapat digunakan melalui gawai pribadi. 

Saya Sebagai Nasabah BRI Dengan Pemanfaatan Layanan BRImo (Foto Pribadi) 
Saya Sebagai Nasabah BRI Dengan Pemanfaatan Layanan BRImo (Foto Pribadi) 

Jika ditanya apa yang membuat saya begitu nyaman dengan Aplikasi BRImo? 

Sedikit informasi bahwa BRImo menyediakan berbagai layanan yang memudahkan kita untuk bertransaksi atau sekedar membeli sesuatu kebutuhan tanpa harus bepergian. Cukup buka aplikasi cari layanan yang ingin dicari, tinggal ikuti instruksi dan selesai. 

Saya pernah stres ketika listrik di kosan berbunyi karena daya akan segera habis. Bayangkan suara token listrik berbunyi jam 9 malam. Was-was listrik mati disaat tengah malam. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun