Mohon tunggu...
Herl
Herl Mohon Tunggu... Operator - Ingin punya sahabat pena

Aku bahagia namun tetap menjadi perindumu.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Selamat Ulang Tahun Untukku

30 Maret 2020   16:28 Diperbarui: 30 Maret 2020   16:33 161 1 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Tepat di tanggal itu usia ku akan bertambah juga berkurang selama dibumi.

Bukan kehendakku untuk dilahirkan. Bukan pula kehendak encing Sugih tetangga sebelah rumah. Apalagi antek-antek pejuang skripsi.

Kala itu ku dengar burung berkicau, hembusan angin meniupi anganku, lalu pankreas yang menghasilkan insulin, dan tetes airmata langit mungkin dihasilkan oleh kelenjar lakrimalis juga seperti manusia.

Halu kau.

Lalu adapula  kelenjar sebasea yang dibenci orang ketika terlalu berlebih diproduksi.

Enzim lipase gastrik yang mengubah lemak menjadi asam lemak yang tanpa henti bekerja.

Mereka tetap bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing. Tak menghiraukan hari kemenanganku saat ini. Hari kemenanganku melawan ratusan juta sperma lain kala itu.

Tak ada selamat ulang tahun untuk ku, kecuali dari ibu dan ayah juga keturunan mereka yang lainnya. Aku sibuk dengan duniaku dan aku lupa hari dimana aku harus mengenang kemenanganku 18 tahun lalu.

Beribu doa ku panjatkan untuk diriku sendiri

Ku panjatkan juga doa untuk ayah, ibu, dan saudara saudaranya juga. Lalu keturunan ayah dan ibu yang lainnya.

Ku juga panjatkan untuk teman-teman doa agar semua baik saja

Selamat ulangtahun untukku, lagi, dan dariku lagi.

Jakarta, 2018

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan