Mohon tunggu...
rokhman
rokhman Mohon Tunggu... Freelancer - Kulo Nderek Mawon, Gusti

Melupakan akun lama yang bermasalah

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Pedagang Jajanan Anak Ini Malah Lebih Untung di Masa Pandemi

11 November 2022   17:01 Diperbarui: 11 November 2022   17:05 130
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi pedagang makanan anak. Foto: KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN

Aku baru ngeh ternyata ada pedagang jajan anak yang malah lebih untung di masa pandemi. Alasan yang dia jelaskan pun logis.

Begini ceritanya...

Belum lama ini aku bertemu dengan seorang pedagang keliling. Dia jualan makanan anak-anak. Tak aku sebutkan apa jualannya. Tapi yang pasti halal dan makanan layaknya yang disukai anak.

Aku tak kenal namanya dan dia tak kenal namaku. Cuma beberapa kali bertemu di jalan dan saling sapa, layaknya orang Indonesia. Maklum dia adalah penjaja makanan anak, sementara aku punya anak.

Nah, di satu kesempatan kami punya waktu untuk ngobrol. Bicara ke sana ke mari, akhirnya aku bertanya soal apakah di masa pandemi yang baru lalu, dagangannya terpuruk?

"Malah lebih bagus pak," katanya.

"Lho, kok bisa?" tanyaku.

Dia pun mulai menceritakan mengapa di masa pandemi justru lebih untung. Dia menjelaskan lebih dahulu situasi di masa normal alias bukan masa pandemi.

Masa Bukan Pandemi

Di masa normal alias bukan pandemi, dia berkeliling dari satu sekolah ke sekolah lainnya untuk mencari pembeli.

Dia ngetem di luar sekolah, berharap ada anak yang membeli dagangannya.  Dia nyamper sekolah di masa istirahat dan masa pulang sekolah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun