Mohon tunggu...
Ichwanul Farissa
Ichwanul Farissa Mohon Tunggu... Sparkling And Fighting Spirit

*Kemampuan Menulis itu Anugerah, Keinginan Membaca itu Rahmat*

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Sanak Saudaraku di Kampung Halaman, Kalian Bintang Terindah di Langit Malam Idul Fitriku

9 Mei 2021   23:23 Diperbarui: 9 Mei 2021   23:28 291 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sanak Saudaraku di Kampung Halaman, Kalian Bintang Terindah di Langit Malam Idul Fitriku
Foto ilustrasi: yandouling.gaatverweg.nl

                                                                                                                                                                                                       Jakarta, 09 Mei 2021

Sanak Saudaraku Di Kampung Halaman 

Aceh Barat

Saudaraku di kampung halaman, apa kabar mu? Sekarang sudah tanggal 5 Mei 2021 atau hari 27 Ramadhan 1442 Hijriah. Sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri. Jujur saya ingin jumpa dan bersama dengan kalian di saat-saat seperti ini. Merindukan dan mengenang malam dan pagi Idul Fitri bersama.

Sanak Saudaraku di kampung halaman, aku masih terus terbayang bagaimana kita di malam fitri. Sambil berkumandangkan takbir, menyalakan lilin di teras rumah, di pohon-pohon beranda rumah dan menyalakan kembang api bersama. 

Momen melihat kembang api di udara adalah yang paling seru di malam fitri. Sudah dua tahun berlalu kita tidak lagi melakukan hal itu. Kangen suara riuh penuh riang.

Paginya, kita shalat Ied Bareng, sesudah itu kita saling bersalaman menghapus dosa di antara kita. Kemudian dilanjutkan makan lontong, ketupat, lemang, dan rendang bersama.  Selesai itu kita buat video. Semua keluarga besar berkumpul dalam video mengucapkan "Kami Keluarga Besar.........Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Batin. 

Video itu kita sebarkan ke sosial media, hingga seluruh kerabat, handai taulan, sahabat, teman-teman hingga sang pujaan hati yang jauh disana melihatnya. Sungguh seru dan penuh berkah suasana saat itu. Namun semenjak 2020 hingga sekarang momen keseruan itu tak lagi terjadi. Ada rasa sedih dan sunyi di hati. 

Corona virus telah mengubah semuanya saudaraku, hingga mudik dilarang. Aku tidak bisa menjumpai kalian di hari-hari penting dan mengulang momen-momen di malam dan di pagi hari nan fitri. Pakai zoom terasa amat kurang, berbeda rasanya dengan pertemuan langsung.  

Sanak Saudaraku di kampung halaman, kalian pasti mengerti dan kita tidak bisa memaksakan untuk bersama. Ikhlaskan saja keadaan ini, kita semua milik Tuhan. Suatu saat dengan izin Tuhan, aku yakin kita pasti akan berkumpul bersama lagi. Sekarang yang bisa kita lakukan memperbanyak doa, apalagi di bulan Ramadhan, agar kita semua diberi umur panjang, keberkatan, rezeki, dan kesehatan yang baik. 

Sanak Saudara di kampung halaman, walaupun kita jauh di mata, tapi selalu dekat di hati, apalagi di hari nan fitri. Jarak tak lagi bermakna, kalian adalah bintang terindah di langit malam Idul Fitriku, Hiasi dengan terang dan indah malam-malam sepiku disini. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x