Akhmad Husaini
Akhmad Husaini lainnya

Menjadikan menulis sebagai pekerjaan utama.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Menakar Sukma Pagi yang Merindu

12 Juli 2018   11:20 Diperbarui: 12 Juli 2018   11:19 140 1 0

Aku akan terus menakar arti semakin tentu
kenari sunyi bertualang sengau menjaga rasa
tapal batas kelembutan merajut perangai retas
nyanyi sunyi legenda tengadah pasrah
silau meremang nominasi tandas merekah tumpah
tanya menghubung sumbang merentang pantang

Menakar sukma pagi yang merindu
ketika semuanya bisa saling kita rasakan bersama
ini perjalanan panjang yang cukup melelahkan
jalan semu batas yang mencerna status
hulu hilir negeri yang asing merentang
batas semu sepanjang jauh jalan terjal
seruak canda lamunan berkah merekah cerah

Tadahan waktu merekah syahdu merayu
kekuatan cinta sempadan penawan cakrawala
naluri merdu kosmos statis respon majemuk
taruna rindu pasrah merajut dentang menyiksa batin
peraman jemari lantang menyusur laguna
tak saling menerka suasana gerimis menuai sangka
datang melambung harapan yang kultus

Lewat tengah malam menemani kontemplasi jagad tradisi
kemana arah gelap bayang merestu iba
selera menegas khasiat sukma merajut indikasi warna menerpa
satu persatu orang terdekat pergi selamanya
memutar pengaruh senang berbilang angkuh meningkah
sekelumit jalan siang meregang nasib melintang pasang

Kandangan - Jorong, 10 Juli 2018