Mohon tunggu...
Hernan Khaliki
Hernan Khaliki Mohon Tunggu... Freelancer - mahasiswa di universitas muhadi setiabudi

saya suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ayah

10 November 2023   14:40 Diperbarui: 10 November 2023   15:00 55
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Di langkah tegar, ia melangkah, 

Ayah, pilar kehidupan yang kukuh, 

Dalam senyumnya, dunia terpancar, 

Menyinari jalan, takkan pernah pudar. 

Kerap dalam bisikan malam yang sunyi, 

Kisah kehidupan jadi pelita, menerangi, 

Sabar yang mengalir dalam setiap detik, 

Tanda kasihnya tak pernah pudar, selalu terjaga.

Dalam peluk hangat dan pesonanya yang lembut, 

Bisikan nasihat terukir dalam hati, 

Setiap langkahnya, menjadi jejak berarti, 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun