Mohon tunggu...
hendra setiawan
hendra setiawan Mohon Tunggu... Pembelajar Kehidupan. Penyuka Keindahan (Alam dan Ciptaan).

Merekam keindahan untuk kenangan. Menuliskan harapan buat warisan. Saya suka membaca, tetapi menulis jauh lebih punya makna. Sebab, karya itulah warisan yang sangat berharga kepada generasi nanti. VERBA VOLANT, SCRIPTA MANENT.

Selanjutnya

Tutup

Diary

Sukacita di Tengah "Kegagalan" (Kado K-Reward dan Buku Kenangan)

28 Februari 2021   18:00 Diperbarui: 28 Februari 2021   18:30 101 7 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sukacita di Tengah "Kegagalan" (Kado K-Reward dan Buku Kenangan)
Sumber: pixabay.com

Sukacita adalah kata lain dari senang, gembira. Ini termasuk ungkapan kebahagiaan yang kadarnya lebih dari biasa-biasa saja.

Perasaan sebaliknya terjadi bilamana merasa gagal, tidak berhasil meraih seperti yang diharapkan. Ada rasa sedih, kecewa. "Ya... kok begini."

Begitulah juga perasaan ketika menayangkan tiga tulisan berturut. Ternyata, tak ada satupun yang dapat label “Pilihan”. Padahal itu kan yang jadi dasar perhitungan K-reward. "Wah, sia-sia dong..." :)

Ya, sudahlah... Terima saja. Mungkin tulisan yang menurut kita baik, berbeda dengan penilaian dari Admin. Jadi, belajar lagi letak kekurangan dari tulisan yang sudah dibuat tadi.

Hari Rabu (24/2) seakan kelabu, dan Kamis (25/2) rasanya juga tak lagi manis...

Tapi... Sedikit rasa kecewa ini akhirnya bisa terobati dengan masuknya bunyi notifikasi di sore hari. Ada kiriman saldo rupanya e-money rupanya. Oppsss... Ternyata dari hasil dari buah penulisan di bulan Januari lalu. Syukurlah, ini yang pertama soalnya.

Jadi menghibur diri sendiri. Sedihnya berubah jadi gembira seketika. Tak jadi meneruskan rasa kecewa yang berlebihan. Bangkit lagi untuk berniat melanjutkan program "menulis harian".

Hari Sabtu (27/2), rupanya satu lagi kado yang bisa membuat rasa gembira. Ikut meramaikan menulis bersama para sahabat Kompasiana untuk kado perkawinan ke-56 pasutri Tjiptadinata Effendi dan Helena Roselina, buku cetak ini pagi-pagi diantarkan kurir ke rumah.

Ah, senangnya. Buku ukuran jumbo nan tebal ukuran B5 (sekitar 17 x 25 x 2,5 cm) ini akan menjadi koleksi untuk mengingatkan kembali cara mensyukuri hidup ini. Melalui talenta menulis perlu untuk senantiasa dijaga apinya. Jangan sampai meredup dan padam.

Hari Minggu (28/2) ini, dua naskah cadangan yang telah ada, sedikit perbaikan, akhirnya ditayangkan juga sebagai penutup. Tak mengapa jua kalaupun tak ada sematan "Pilihan".  Tetap disyukuri saja. Karena berkat-Nya ada pula yang lain. Tak harus satu itu saja, kan... :) 

Tunggu saatnya saja, semua akan terjawab apakah itu, hehe.... 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x