Mohon tunggu...
hendra setiawan
hendra setiawan Mohon Tunggu... Freelancer - Pembelajar Kehidupan. Penyuka Keindahan (Alam dan Ciptaan).

Merekam keindahan untuk kenangan. Menuliskan harapan buat warisan. Membingkai peristiwa untuk menemukan makna. VERBA VOLANT, SCRIPTA MANENT.

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Menertawakan Berita Tidak Penting; Buat Apa Dulu Ikut Diklat Jurnalistik?

30 Januari 2021   20:10 Diperbarui: 30 Januari 2021   20:13 1340
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ya, memang sih dalam diklat jurnalistik juga ada pembahasan soal berita unik, yang ringan-ringan, feature. Tapi sepertinya dulu narasumber tidak mengajari yang seperti begitu, deh... :(

Terus apa untungnya buat pembaca dan pemirsa. Emang gue pikirin ada artis gak bisa masak? Wong dia punya uang, tinggal order aja kan bisa? Ngapain repot? Benul kan, ya...

Sumber berita tercantum
Sumber berita tercantum
Artis wanita pakai kawat gigi sekarang. Artis pria lagi cukur kumis atau plontos (potong gundul). Lha buat apa lho kabar seperti itu ditampilkan? 

Apa ya seperti itu kejadian yang termasuk "unik dan menarik"? 

"Iya, pastinya, karena menyangkut hajat hidup orang banyak, maka perlu diberitakan."

Wow... Ilmunya keren pisan euy... Hahaha....

Ah, ngapain dulu ikutan diklat jurnalistik ya, jika di era teknologi medsos seperti sekarang ini, semua dimudahkan. Cukup dari layar hape dan laptop, 'kepo' pada akun-akun artis yang sudah bisa "jual nama", cukuplah itu. Gak perlu modal banyak, tapi bisa dapat untung gede.

Tinggal tunggu saja yang sedang viral atau bikin konten sendiri . Tema foto artis bangun tidur atau cari aja foto-foto 'caem' (menarik menurut si pembuat berita) dari akun Instagram.

Cukup kasih awalan sebagai pengantar dan kesimpulan dari isi berita, lalu masukkan tangkapan layar foto. Sertakan juga komentar-komentar warganet sebagai pendukung. Beres. Selesai tugas. Bayaran ... :(

***

Wis, begitu dulu pembahasan yang gak penting juga ini, haha.... 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun