Mohon tunggu...
Hamdali Anton
Hamdali Anton Mohon Tunggu... English Teacher

Saya adalah seorang guru bahasa Inggris biasa di kota Samarinda, Kalimantan Timur. | Website : http://pintar-bahasa-inggris.com || http://fingerstyleguitar1.blogspot.com/?m=1

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Mana yang Benar, Berbagi atau Pamer Tulisan?

24 Juni 2019   19:37 Diperbarui: 24 Juni 2019   19:55 0 30 12 Mohon Tunggu...
Mana yang Benar, Berbagi atau Pamer Tulisan?
Sumber Gambar : www.nu.or.id 

"Ngapain pamer tulisan, sharing tulisan? Gak ada guna. Lebih baik kayak aku. WA Story nampangin motor baru, makanan wah, ...."

William (nama samaran), salah seorang teman, mempersoalkan soal postingan saya di medsos. Saya memposting link artikel saya yang ada di Kompasiana dan blog pribadi ke medsos.

Bagi dia, apa yang saya lakukan terkesan pamer, sombong, mau memperlihatkan kecerdasan lebih dari yang lain.

Dia sudah salah persepsi. Sementara baru dia yang mengatakan seperti itu. Saya tidak tahu apakah teman-teman saya atau orang-orang yang lain berpandangan sama dengan William. 

Kalau seandainya seperti itu persepsi kebanyakan orang tentang kebiasaan saya membagi link tulisan saya, saya pikir, saya perlu meluruskan dalam tulisan saya kali ini, supaya jelas apa motivasi saya dalam menulis dan membagikan link tulisan saya ke berbagai media sosial yang saya punya.

Saya punya tiga alasan kenapa saya menulis dan membagikan (bukan pamer) link tulisan saya ke medsos.

Pertama, Sebagai alat pengingat akan pengalaman masa lalu

Saya menulis pengalaman-pengalaman saya di blog, lalu men-share link-nya di medsos, pada mulanya hanya untuk diri sendiri (private). Sebagai pengingat saja, mengenang masa lalu, baik yang manis maupun pahit. 

Selama hidup, tentu saja banyak sekali peristiwa yang terjadi. Kalau tidak dituliskan, akan terlupa. Salah seorang tokoh yang menjadi panutan saya adalah Drs.Mohammad Hatta, Proklamator dan Wakil Presiden Indonesia yang pertama. Beliau menjadi contoh teladan dengan kebiasaan membaca dan menulis secara konsisten semasa hidupnya.

Banyak sekali karya-karya beliau yang sampai sekarang tetap menjadi sumber inspirasi maupun informasi yang dipakai untuk kemajuan bangsa dan negara.

Dan yang terutama, beliau pun menulis catatan kehidupan, biografi beliau sendiri, sehingga dari generasi ke generasi bisa belajar dari sosok beliau.

Pertanyaannya, apakah beliau mau pamer tulisan yang seabrek itu?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4