Mohon tunggu...
Gregorius Nafanu
Gregorius Nafanu Mohon Tunggu... Petani - Pegiat ComDev, Petani, Peternak Level Kampung

Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.

Selanjutnya

Tutup

Nature Artikel Utama

Meniran dan Sambiloto, Gulma Bermanfaat yang Sering Dimusnahkan

23 September 2022   09:43 Diperbarui: 1 Oktober 2022   18:31 2745
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Bersyukur, Indonesia adalah negara tropis yang memiliki banyak tumbuhan yang tumbuh dan berkembang sendiri. Manusia, makhluk hidup yang dinobatkan sebagai yang berakal budi dan lebih tinggi derajatnya daripada tumbuhan dan hewan, tak perlu repot-repot membudidayakannya.

Mereka tumbuh dan berkembang di alam bebas. Asal ada lingkungan sekitar yang cocok, maka jadilah. Benih kecil yang tersimpan dalam cadangan makanan dan terlindung cangkang keras, segera menggeliat dan berjuang untuk hidup lalu sukses melanjutkan keturunannya sebelum mati.

Meniran dan Sambiloto. Dua tumbuhan liar yang sering dimusnahkan oleh petani lantaran sering tumbuh secara bergerombol di kebun. Kehadiran mereka tak diinginkan, dan menjadi gulma bagi tanaman jagung, padi, kacang dan aneka tumbuhan lain yang sengaja ditanam untuk diambil hasilnya.

Meniran

Ilustrasi ekstrak sambiloto. Dok ANTARA/HO/Klikdokter.com dalam Antaranews.com
Ilustrasi ekstrak sambiloto. Dok ANTARA/HO/Klikdokter.com dalam Antaranews.com

Di kalangan pegiat pertanian, Meniran terdaftar dalam deretan gulma dengan nama ilmiah Phyllantus niruri. Tumbuhan ini termasuk yang mudah dicabut, tak sebandel alang-alang atau rumput teki dan beberapa rumput liar lain yang akarnya tumbuh menyebar dan mencengkeram tanah begitu erat.

Di dunia kesehatan, utamanya pegiat obat-obatan herbal, manfaat daun Meniran sudah tak diragukan lagi. Daun Meniran masuk dalam daftar urut nomor muda dalam pencarian obat-obatan herbal, baik di dalam literatur maupun diperoleh secara langsung dari mereka yang paham tentang tumbuhan berkhasiat.

Meniran ini bisa tumbuh dimana saja tanpa ditanam. Dok pribadi
Meniran ini bisa tumbuh dimana saja tanpa ditanam. Dok pribadi

Badan Litbang pertanian menuliskan manfaat Meniran dalam websitenya, www.litbang.pertanian.go.id diantaranya sebagai obat batuk, peluruh haid dan penambah nafsu makan. Tak hanya itu. Meniran yang mengandung 0,01% tannin ternyata dapat berfungsi sebagai anti diare. Setiap 827 mg/100 mg Kalium bahan segar memiliki fungsi sebagai diuretik. Meniran juga berkhasiat untuk memperbaiki fungsi hati dan ginjal.

Selain itu, informasi lain dari www.halodoc.com tentang manfaat Meniran yaitu mengatasi tukak lambung, membantu meredakan asam urat, dan memiliki potensi menurunkan tekanan darah.

Sidomuncul, salah satu raksasa jamu di Indonesia juga menyajikan tentang manfaat Meniran lewat websitenya, www.sidomunculstore.com. Tiga manfaat lain selain yang disebutkan diatas yaitu menurunkan kadar gula darah, mencegah peradangan, dan membantu melawan radikal bebas dalam tubuh karena mengandung antioksidan tinggi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun