Mohon tunggu...
Gloria Manarisip
Gloria Manarisip Mohon Tunggu... Pramugari - I'm just an ordinary writer who is amazed by korean and pop culture

I write things that makes me amazed, from things that i love, and things that i hope i could remember forever.. Jakarta, Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Pesan Tersembunyi dari Film "Wonder Woman"

2 Juni 2017   23:09 Diperbarui: 3 Juni 2017   14:00 4497
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: dailydot.com

Satu hal yang tidak bisa saya lupakan dalam malam konser Mr. Zimmer adalah ketika pria paruh baya tersebut menyatakan bahwa ia bersyukur musik masih dapat menjadi agen perdamaian. Anda boleh memanggilnya pemimpi atau unrealist. Tetapi apabila anda ada disana, melihatnya kemudian mempersembahkan 7 menit aransemen musik yang belum pernah ia perdengarkan kepada dunia dan menyebutnya sebagai 'musik untuk mengenang mereka yang terenggut nyawanya di Paris', anda akan percaya pada perkataannya ketika itu, demikian juga saya.

 

Berbulan-bulan sebelum Warner Bros memulai eksekusi marketing untuk film Wonder Woman, beberapa cast penting dari film ini beserta direktur film mereka, Patty Jenkins, terbang ke San Diego. Ada satu momen yang mencuri perhatian saya dan membuat saya ketika itu ingin sekali melihat hasil akhir dari karya mereka.

Tepatnya pada awal press conference, interviewer menanyakan Patty Jenkins mengenai apa yang membuatnya bergerak merampungkan film ini, ia menjawab bahwa mereka harus membuat cerita yang demikian 'real' karena dunia ini sedang dalam masa yang sangat kritis.

"The way news has been going, it's so hard making a movie while so many horrible things happening in the world. It's something that we believe in making this movie in the first place, which was.. the world needs love and forgiveness in such a huge way. It's not about who is right anymore.And having a hero that strong enough to be loving and  forgiving,beautiful and kind. That's what Wonder Woman particularly stands for."

Pada kesempatan yang sama, Gal Gadot yang setahun lalu mendapat kritikan pedas karena tubuhnya dianggap kurang 'sexy' untuk menjadi Wonder Woman turut bercerita, "Sebelum melakukan shooting, dan masih dalam pendalaman karakter, aku menonton film dokumenter Putri Diana yang sebenarnya (alter ego Wonder Woman bernama Diana, ia tumbuh besar sebagai anak dari Ratu Amazon). Disana dia berkata bahwa ia 'memimpin dengan hatinya, bukan dengan kepalanya'. Aku merasa Diana (Wonder Woman) yang kuinginkan adalah untuk menjadi seperti dia".

Ya, mungkin film ini ditolak di sebagian negara, mungkin actor yang memerankannya dibilang lahir dari bangsa yang salah. Namun apabila anda melihatnya dari kacamata seorang anak kecil yang datang digandeng orang tua mereka untuk menonton film ini pertama kalinyadi layar lebar, yang anda lihat adalah sosok pahlawan yang masih naive, terlalu lurus, idealis dan bahkan dunia yang ia bela membuktikan bahwa ia salah. Tetapi sosoknya memiliki hati yang demikian berani. 

Spoiler alert, you know what she killed exactly at the end of the movie, rite?

Her hatred..

Satu-satunya karakter fiksional dan akan menjadi all time favorite untuk saya, karena mengajarkan the act of forgiveness adalah Sailor Moon karya komikus Jepang, Naoko Takeuchi. Elemen yang membuat saya jatuh cinta pada karakter Sailor Moon, dapat saya temukan dalam film ini.

Bagaimana kita bisa mengasihi musuh kita?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun