Mohon tunggu...
Galuh Ayu
Galuh Ayu Mohon Tunggu... lainnya -

seorang gadis biasa yang lebih suka dianggap biasa-biasa yang punya mimpi yang tidak biasa yang selalu berpikiran yang tidak biasa dan selalu mendengar orang berkata luar biasa namun selalu mengingat bahwa hanya DIA lah yg LUAR BIASA

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Aku Difabel...

3 Desember 2013   10:23 Diperbarui: 24 Juni 2015   04:23 506
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

by :  Galuh Ayu

Aku difabel…

Terlahir sebagai difabel…

Bertumbuh dalam difabel…

Berkembang dalam benak difabel…

Berkumpul pada yang bukan difabel…

Aku difabel…

Kamu?

Bukan ‘tampak’ yang membedakan aku dan kamu…

Melainkan memakai teropong yang manakah kamu melihatku, aku melihatmu…

Aku difabel…

Terbiasa membaca IBA yang tersirat dimatamu…

Namun tak mau membiasakan mengIBA dalam isyaratmu…

Terbiasa menahan beratnya ARUS yang selalu melawan akal pikirku…

Namun tetap berada dalam ARUS yang aku yakini benar…

Mengapa?

Karena aku lebih memilih terasing, dalam keyakinan diri…

Bukan untuk menghindar melainkan mencuri waktu pada DIA yang selalu ada ketika kamu, kalian menjadi ASING dalam seketika…

Aku difabel…

Aku terbatas! Maka aku tak mau memberi BATAS!

Pada apa yang tak terbatas, imaji, naluri, hati serta benak ini…

Aku terbatas! Maka aku tak mau menerima BATAS!

Pada apa yang tak terlihat, pada apa yang tak terdengar..

Pada katamu, kata mereka ataupun kata kalian..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun