Mohon tunggu...
Fina Fitriana R.
Fina Fitriana R. Mohon Tunggu...

Calon insinyur tambang. Masih belajar menulis. Hidup cuma sekali, tapi kalau menjalani hidup dengan benar, sekali sudah cukup.

Selanjutnya

Tutup

Wisata Artikel Utama

Tempat Berburu Buku Impor Bandung

14 Oktober 2016   14:53 Diperbarui: 14 Oktober 2016   18:06 792 9 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tempat Berburu Buku Impor Bandung
Dok.pribadi

Halo! Welcome home!
Assalamualaikum....

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengunjungi salah satu destinasi wisata buku impor di Bandung, nama tokonya 'Books, Imported Books'. Lokasi tepatnya ada di Balubur Town Square (Baltos) lantai tiga, gampangnya lantai paling atas karena lantai satu di Baltos ini namanya basement, sedangkan L1 nya ada di lantai dua dan seterusnya. Jadi kalau temen-temen naik eskalator paling tinggi yang ada di depan, eskalatornya tidak menghantarkan ke L3, tapi baru L2. Jadi setelah naik eskalator paling tinggi itu masih perlu naik tangga lagi untuk mencapai L3. Kalau sudah sampai di L3, ancer-ancernya, si toko buku ini ada di antara restoran The Kiosk dan game center.

Sesuai namanya, toko buku ini menjual berbagai buku impor yang asli dengan bahasa asing alias bukan terjemahan. Untuk yang sedang belajar atau ingin meningkatkan skill Bahasa Inggrisnya, saya sangat merekomendasikan toko buku ini. Kebanyakan buku yang dijual di sini bekas dan old books. Jangan berharap lebih bisa menemukan buku-buku seperti Twilight Saga series, Hunger Games, Harry Potter dan buku-buku lain yang mainstream dan up to date.Tapi jangan khawatir, walaupun kebanyakan buku-buku di sini adalah old books, asal teliti nyari bukunya banyak kok yang worth it untuk dibeli dan dibaca. Seperti saya yang seneng banget dapat buku Simple Abundance, A Daybook of Comfort and Joy karya Sarah Ban Breathmach (kapan-kapan saya ingin review buku ini, kapan-kapan~).

Buku Simple Abundance yang saya beli di The Books. Dok.pribadi
Buku Simple Abundance yang saya beli di The Books. Dok.pribadi
Koleksi buku yang dijual cukup banyak, terlebih novel-novel tua seperti karya Stephen King, Agatha Cristie, KCS Lewis, Daniel Steel, Jojo Moyes, dst. Buku-buku di sini dikategorikan secara rapi berdasarkan genre bukunya. Kalau tidak ada yang terlewat, ada 16 kategori buku:
  1. Home and Garden Craft
  2. Literature
  3. Crime and Law
  4. Math/algebra
  5. Biography
  6. Novel
  7. Fotography
  8. Business
  9. Sport
  10. Family
  11. Family Parenting
  12. Cook
  13. Health
  14. History
  15. Religion
  16. Children

Kategori buku ada di kotak putih atas rak. Tokonya bersih dan rapi ya
Kategori buku ada di kotak putih atas rak. Tokonya bersih dan rapi ya


Sudut lain di toko Books. Dok.pribadi
Sudut lain di toko Books. Dok.pribadi
Harga yang di tawarkan sudah fix alias tidak bisa ditawar. Harganya berkisar 15.000-115.000 rupiah dengan 7 jenis harga. Menurut saya relatif cukup murah, karena kualitas kertasnya bagus dan isinya oke juga. Kalau temen-temen ingin tahu berapa harga bukunya, cari lingkaran kecil berwarna yang ditempel di buku, warna lingkaran itu menunjukkan harga buku sesuai dengan gambar di bawah. Namun ada juga yang langsung tertera harganya kalau tidak ada lingkarannya. Harga buku yang ditawarkan tidak hanya bergantung kepopuleran buku saja, tapi juga kondisi bukunya.

Waktu saya beli buku Simple Abundance ini, saya menemukan tiga buah buku yang sama dan anehnya harganya berbeda, yang satu lingkaran kuning dan dua lainnya lingkaran ungu. Setelah saya teliti bolak balik (males kan kalau lagi asik baca tiba-tiba ada halaman yang hilang), ternyata perbedaannya yang lingkaran kuning halaman di belakang sampul sobek sedikit sedangkan isinya tak ada bedanya. Akhirnya saya pilihlah si lingkaran kuning itu, lumayan hemat 15 ribu bisa buat makan sekali maklum mahasiswa. Jadi sebelum temen-temen beli dan ingin hemat, ada baiknya berusaha sedikit siapa tau menemukan kejadian seperti saya.

Daftar arti warna lingkaran harga buku.
Daftar arti warna lingkaran harga buku.
Setelah puas liat sana liat sini akhirnya saya memutuskan untuk pulang dengan membeli buku Simple Abundance saja. Sebenarnya ingin beli banyak sih, apalagi buku-buku fotografi, crafting, fairy tales untuk anak-anak, family, cook aaaah semuanya. Tapi karena uang beasiswa belum turun dan banyak buku-buku di kosan yang belum dibaca, akhirnya buku Simple Abundance ini juga lebih dari cukup menambah daftar buku yang numpuk di lemari dan belum terbaca. Hehe ^^

VIDEO PILIHAN